Arsip Penulis

MATERI UJIAN SEKOLAH KELAS XII IPA TAHUN 2014   Leave a comment

INFO TENTANG UJIAN SEKOLAH TAHUN 2014

KELAS XII-IPA

 

BENTUK SOAL: PILIHAN GANDA

WAKTU: 90 MENIT

JUMLAH SOAL: 90 SOAL

 

MATERI/BAHAN UJIAN SEKOLAH

 

1.1   Merekonstruksi perkembangan masyarakat Indonesia pada masa Orde Baru

 

 

 

 

 

Perkembangan masyarakat Indonesia pada masa Orde Baru.

Uraian materi al :  

  • Latarbelakang, pelopor,pengertian,upaya pengembalian kehidupan negara berdasar Pancasila dan UUD 1945, serta politik luar negeri bebas aktif, ciri-ciri,kebijakan politik,ekonomi , dan sosial
  • Supersemar
  • Segi positif dan negatif Orde Baru

 

1.2  Merekonstruksi perkembangan masyarakat Indonesia pada masa Reformasi

 

Perkembangan masyarakat Indonesia pada masa Reformasi

Uraian materi:

  • Faktor-faktor penyebab terjadinya Reformasi
  • Agenda-agenda Reformasi dalam berbagai bidang
  • Perkembangan politik pasca 1998 (Habibie,Gusdur,Megawati, SBY)
  • Perkembangan masyarakat Indonesia dalam berbagai bidang  pada masa Reformasi.
  • Dampak  positif dan negatif Reformasi dalam berbagai bidang.

 

             2.1     Menganalisis perkembangan ilmu pengetahuan dan  teknologi serta perubahan dunia internasional setelah Perang Dunia II dan Perang Dingin..

 

Perkembangamu pengetahuan dan  teknologi serta perubahan dunia internasional setelah Perang Dunia II dan Perang Dingin..

Uraian materi:

  • Perang Dingin.
  • Perkembangan teknologi persenjataan dan ruang angkasa dengan kondisi keamanan dunia pada masa Perang Dingin.
  • Perkembangan teknologi, komunikasi, dan  informasi menuju proses globalisasi.

2.2   Menganalisis perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.

Uraian materi:

  • Revolusi Hijau
  • Perkembangan revolusi hijau di Indonesia pada masa Orde Baru.
  • Perkembangan transportasi, komunikasi, dan Industrialisasi di Idonesia sejak Orde Baru sampai reformasi.

 

 

SOAL LATIHAN UJIAN SEKOLAH SILAKAN LIHAT DI:

  1. E-LEARNING SMAK ST ALBERTUS MALANG
  2. MRDAY49.WORDPRESS.COM

 

Posted 10 Maret 2014 by mrday49 in Tak Berkategori

MATERI UJIAN SEKOLAH 2014   Leave a comment

INFO TENTANG UJIAN SEKOLAH TAHUN 2014

KELAS XII-IPS

 

BENTUK SOAL: PILIHAN GANDA

WAKTU: 90 MENIT

JUMLAH SOAL: 90 SOAL

 

1.1    Menganalisis peristiwa

sekitar Proklamasi 17 Agustus 1945 dan pembentukan pemerintahan Indonesia

Peristiwa sekitar Proklamasi 17 Agustus 1945 dan pembentukan pemerintahan Indonesia

Uraian materi:

  • Upaya persiapan kemerdekaan Indonesia di bidang politik.(Janji Koiso,BPUPKI/PPKI)
  • Peristiwa Rengasdengklok
  • Perumusan naskah proklamasi.
  • Makna proklamasi bagi bangsa Indonesia.
  • Pembentukan lembaga-lembaga kelengkapan negara( Sidang-sidang PPKI,

Maklumat-maklumat pemerintah)

1.2  Menganalisis perkembangan ekonomi-keuangan dan politik pada masa awal kemerdekaan sampai tahun 1950 Perkembangan ekonomi-keuangan dan politik pada masa awal kemerdekaan sampai tahun 1950.

Uraian materi:

  • Kebijakan pemerintah Indonesia dalam bidang ekonomi, birokrasi dan hubungan pusat-daerah, dan militer sampai tahun 1950.( Gunting Syafruddin, Sistem Benteng Grup, Sistem Ali Baba,

Kasimo Plan)

  • Perkembangan keragaman ideologi dan partai politik dengan perubahan otoritas KNIP dan lembaga kepresidenan pada awal kemerdekaan.
1.4    Menganalisis perkem­bangan politik dan ekonomi serta perubahan masyarakat di Indonesia dalam upaya mengisi kemerdekaan. Perkem­bangan politik dan ekonomi serta perubahan masyarakat di Indonesia dalam upaya mengisi kemerdekaan.

Uraian materi:

  • Perkem­bangan politik dan  perubahan masyarakat di Indonesia dalam upaya mengisi kemerdekaan.( Perjuangan mempertahankan kemerdekaan(konfrontasi-diplomasi), RIS, Kabinet-kabinetnya ,Pemilu 1955)
  • Perjuangan mengatasi gangguan keamanan dalam negeri ( DI/NII, APRA, ANDI AZIS, PRRI/PERMESTA dll)
  • Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kegagalan penyusunan undang-undang dasar baru.(Konstituante dan tugasnya)
  • Membandingkan sistem dan  struktur politik pada masa Demokrasi Liberal dengan Demokrasi Terpimpin serta pengaruh yang ditimbulkannya
2.1   Menganalisis perkembangan    pemerintahan Orde Baru Perkembangan pemerintahan Orde Baru

Uraian materi:

  • Proses peralihan kekuasaan politik setelah peristiwa G-30-S-1965/ PKI.
  • Ciri-ciri pokok kebijakan pemerintah Orde Baru.
  • Dampak menguatnya peran negara terhadap kehidupan masyarakat, politik, dan media masa pada masa Orde Baru.
3.1    Menganalisis perkem­bangan sejarah dunia dan posisi Indonesia di tengah perubahan politik dan ekonomi internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin Perkem­bangan sejarah dunia dan posisi Indonesia di tengah perubahan politik dan ekonomi internasional setelah Perang Dunia II sampai dengan berakhirnya Perang Dingin

Uraian materi:

  • Dekolonisasi di Asia dan Afrika dengan transformasi politik dan sosial di berbagai negara setelah PD II.
  • Perkembangan sistem ekonomi internasional dengan perubahan politik dan ekonomi Indonesia.
  • Perang Dingin.
  • Perluasan Perang Dingin ( di Cina,Korea, Kuba, Vietnam dll)
  • Kebijakan politik luar negeri Indonesia sebelum dan setelah peristiwa Gerakan 30 September 1965.
3.2    Menganalisis perkembangan mutakhir sejarah dunia, Perkembangan mutakhir sejarah dunia,

Uraian materi:

  • Peristiwa-peristiwa penting menjelang dan setelah berakhirnya Perang Dingin.(

Runtuhnya USSR, Jerman Bersatu, Masalah Yugoslavia, Apartheid,)

  • Hubungan  Utara-Selatan.
  • Proses munculnya kecenderungan ikatan yang bersifat regional dan global.(

Non Blok, APEC, MEE)

●Hubungan perubahan di Eropa Timur dan berakhirnya Perang Dingin

SOAL LATIHAN UJIAN SEKOLAH AKAN DIUPLOAD DI:

  1. E-LEARNING SMAK ST ALBERTUS MALANG
  2. MRDAY49.WORDPRESS.COM

Posted 10 Maret 2014 by mrday49 in Tak Berkategori

SUPLEMEN MATERI SEJARAH KELAS II SEMESTER I   Leave a comment

SUPLEMEN MATERI SEJARAH KELAS II  SEMESTER I

 

            Upaya VOC untuk mengatasi masalah keuangan dengan memberlakukan Politik Eksploitasi Agraria tidak berhasil,sehingga membuat keuangan VOC semakin bangkrut, dan akhirnya tidak mampu membayar hutang kepada negara.

Hal –hal yang menyebabkan kemunduran VOC:

  1. daerah kekuasaannya terlalu luas (sehingga sulit mengawasi)
  2. banyak pegawainya  melakukan korupsi (tidak jujur)
  3. banyak pegawainya tidak cakap menjalankan tugas
  4. banyak perlawanan di berbagai daerah di Indonesia (sehingga banyak menguras biaya,sehingga VOC hutang kepada pemerintah)
  5. kalah bersaing dengan kongsi dagang lain (misalnya EIC milik Inggris,Compagnie des Indies milik Perancis)
  6. kemerosotan moral di kalangan penguasa (akibat sistem  monopoli , dan dalam pengumpulan hasil-hasil bumi dari penduduk pribumi

 

Kegagalan upaya memperbaiki VOC diatas mendorong pemerintah Belanda membunarkan VOC pada tanggal 31 Desember 1799, dan setelah itu iNdonesia langsung dibawah kekuasaan pemerintah kolonial Belanda

 

PEMERINTAHAN BELANDA DI INDONESIA

      Setelah VOC dibubarkan   muncul 2 pandangan mengenai model pemerintahan di Indonesia yaitu:

  1. a.      golongan konservatif : menginginkan model pemerintahan seperti model VOC dengan alasan rakyat belum mengenal sistem ekonomi uang
  2. b.     golongan liberal : menginginkan sistem pemerintahan langsung dan menggunakan sistem pajak

Pertentangan ini akhirnya dimenangkan oleh golongan liberal, dan kemudian diangkatlah Herman Willem  Daendels  ( atas persetujuan Napoleon Bonaperte karena saat itu Belanda dikuasai Perancis) sebagai Gubernur  Jendral di Indonesia. Tugas pokok Daendels di Indonesia adalah:

  1. a.      mempertahankan pulau Jawa dari serangan Inggris
  2. b.     memperbaiki keadaan di tanah jajahan

Untuk menjalankan tugas tersebut Daendels bersikap keras  dalam berbagai tindakannya, misalnya:

  1. a.      memberlakukan rodi/ kerja paksa
  2. b.     memerintahkan pembuatan jalan dari Anyer sampai Panarukan
  3. c.      membangun benteng-benteng pertahanan
  4. d.     meningkatkan jumlah prajurit/tentara

Tindakan-tindakan Daendels mengakibatkan munculnya kebencian dari  raja-raja Jawa, dan karena hal ini dianggap membahayakan upaya mempertahankan Jawa dari serangan Inggris  maka tahun 1811 Daendels dipanggil pulang ke Belanda (dipulangkan), dan sebagai gantinya diangkatlah Jansen.

Pada masa pemerintahannya pasukan Inggris masuk serta menyerang, dan dengan mudah mengalahkan Pasukan Belanda sehingga memaksa Belanda menyerah tanpa syarat di daerah Tuntang. Penyerahan ini dikenal dengan Kapitulasi Tuntang yang berisi Belanda menyerahkan kekuasaan Indonesia kepada Inggris.

 

PEMERINTAHAN INGGRIS DI INDONESIA

Melalui Kapitulasi Tuntang dimulailah masa penjajahan Inggris di Indonesia, untuk menjalankan pemerintahan diangkatlah Thomas Stanford Rafles sebagai  Letnan Gubernur Jendral. Sebagai seorang liberalis kebijakan  Rafles lebih  bersifat lunak ,misalnya:

  1. a.      menghapus rodi/kerja paksa
  2. b.     menghapus pelayaran hongi
  3. c.      menghapus penyerahan wajib hasil bumi
  4. d.     memperkenalkan sistem sewa tanah
  5. e.      memperkenalkan sistem ekonomi uang
  6. f.      mengurangi kekuasaan para bangsawan pribumi (defeodalisasi)

Pemerintahan Rafles di Indonesia dapat dikatakan gagal, penyebab utama kegagalannya adalah rakyat belum mengenal sistem ekonomi uang. Meskipun demikian ada hal penting yang terjadi dalam masa pemerintahannya di Indonesia yaitu:

  1. 1.     Rafles berhasil menyusun buku History of Java
  2. 2.     ditemukan bunga Raflesia (bunga bangkai)

 

 

 

 

 

KEMBALINYA KEKUASAAN INDONESIA KE TANGAN BELANDA

      Kekalahan Perancis dalam Perang Koalisi di Eropa mendorong munculnya tuntutan agar keadaan di Eropa dikembalikan sama seperti sebelum terjadinya Revolusi Perancis( termasuk batas-batas negara dan daerah jajahan). Tahun 1814 diadakanlah Kongres Wina dengan tujuan:

  1. a.      mengembalikan keadaan di Eropa sama seperti sebelum terjadi Revolusi Perancis
  2. b.     mengadili Perancis

Berdasarkan keputusan  Kongres Wina maka tahun 1814 diadakanlah Perundingan antara Inggris dengan Belanda yang dikenal dengan Perjanjian London yang berisi:

  1. a.      Inggris menyerahkan  Indonesia ke tangan Belanda
  2. b.     Inggris mendapat daerah Tanjung Harapan dan Sailan( dari Belanda)

Setelah kembali berkuasa di Indonesia Belanda kemudian menempatkan tiga orang Komisaris Jendral di Indonesia  yaitu Elout,Buyskes, dan van der Capellen (1816-1819). Periode 1819-1826 van der Capellen diangkat sebagai Gubernur Jendral, tahun 1826 digantikan oleh du Bus de Gisignes sampai tahun 1830.

 

SISTEM TANAM PAKSA/ CULTUUR STELSEL(1830-1870)

Latarbelakang: kas pemerintah Belanda mengalami defisit akibat banyaknya biaya yang dikeluarkan untuk mengatasi pemberontakan Belgia dan banyaknya perlawanan rakyat di Indonesia ( misalnya Perang Diponegoro).

Untuk menyelamatkan negeri Belanda dari kebangkrutan van den Bosch mengusulkan agar  Indonesia dijadikan sebagai lahan penanaman tanaman perdagangan ( kopi,tebu,nila,kayumanis,tembakau) yang laku keras di Eropa. Kemudian van den Bosch  diangkat sebagai Gubernur Jendral  di Indonesia denagn tugas utama mengisi kekosongan kas negara. Untuk menjalankan tugasnya Daendels membuat peraturan-peraturan pelaksanaan, yang dalam pelaksanaannya  banyak mengalami penyimpangan. Beberapa ketentuan/peraturan dan pelaksanaan tanam paksa:

 

Peraturan

Pelaksanaan

1. rakyat menyediakan 1/5 tanahnya

1. tanah rakyat diminta lebih dari 1/5

2. tanah yang disediakan bebas dari pajak

2. tanah tetap dikenakan pajak

3. kegagalan panen ditanggung pemerintah

3. kegagalan penen ditanggung rakyat/petani

4. hasil panen diserahkan ke pemerintah dan

4. hasil panen diserahkan kepada pemerintah ,

    kelebihannya dikembalikan kepada rakyat

    tetapi kelebihannya tidak dikembalikan

5. waktu untuk menanam tanaman perdagangan

5. waktu untuk menanam tanaman perdagangan

    tidak boleh melebihi waktu  menanam padi

     melebihi waktu untuk menanam padi

Penyebab terjadinya penyimpangan:

 

  1. refeodalisasi
  2. cultuur procenten
  3. ingin kas cepat terisi

 

 

Akibat-akibat Cultuur Stelsel al:

 

  1. terjadi bencana kelaparan
  2. muncul wabah penyakit
  3. angka kematian meningkat
  4. lahan pertanian banyak yang terlantar

 

Pelaksanaan Cultuur Stelsel bagi pemerintah Belanda sangat menguntungkan (ingat Batiq Slot), tetapi bagi rakyat Indonesia justru sangat merugikan, menyengsarakan rakyat, sehingga kemudian  muncullah banyak kritikan. Misalnya dari Baron van Hoevel dan Eduard Douwess Dekker yang memberikan keterangan penyimpangan Cultuur Stelsel di Indonesia.

 

POLITIK KOLONIAL LIBERAL (1870-1900)

Latarbelakang:

  1. a.      kemenangan golongan liberal dalam perlemen di Belanda
  2. b.     munculnya banyak kritikan terhadap pelaksanaan Cultuur Stelsel ( yang mengakibatkan kesejahteraan \rakyat merosot)

Dengan demikian politik kolonial liberal dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat ( dengan memberi kebebasan rakyat dalam berusaha)

Melalui politik kolonial liberal ini pemerintah tidak campur tangan dalam urusan ekonomi rakyat,tugas pemerintah hanya mengatur ,menyiapkan situasi kondisi agar setiap rakyat dapat menjalankan hak dan kewajibannya.

Pelaksanaannya ditandai dengan diberlakukannya Undang -Undang Agraria 1870  yang membagi tanah menjadi 2 yaitu:

  1. a.      tanah milik negara,  tanah ini dapat  disewa selama 75 tahun
  2. b.     tanah milik penduduk pribumi, tanah ini dapat disewa selama 5 tahun

Pembagian jenis tanah ini dimaksudkan :

  1. agar para pengusaha asing dapat menanamkam modalnya/ membuka usahanya di Indonesia
  2. melindungi  para petani atas hak milik tanahnya

 Setelah ini modal asing mengalir begitu gencar ke Indonesia sehingga kemudian dikenal dengan Politik PintuTerbuka .

Namun dalam kenyataannya kesejahteraan rakyat justru semakin merosot,rakyat tidak mampu bersaing dengan penanam modal asing yang lebih besar,sehingga bangkrut dan kesejahteraannya semakin merosot.Kemudian muncullah kritikan dari C. Th. Van Deventer bahwa sebagai bangsa yang beradab Belanda mesti membalas kebaikan rakyat Indonesia karena kemakmuran yang mereka dapatkan karena penderitaan rakyat Indonesia .Van Deventer mengusulkan tiga hal sebagai sarana untuk mewujudkannya yaitu:

  1. a.      Edukasi
  2. b.      Irigasi
  3. c.       Emigrasi (Transmigrasi)

 Gagasan dari van Deventer ini kemudian diterima oleh parlemen dan Ratu Belanda ,yang kemudian menjadi dasar diberlakukannya Politik Kolonial Etika /Politik Etis.

Namun dalam pelaksanaaannya politik ini tetap mengutamakan kepentingan pemerintah kolonial Belanda sehingga gagal untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia.

 

Akibat kolonialisme -Imperialisme di Indonesia

  1. a.       Bidang politik:
    1. berkurangnya kekuasaan bangsawan pribumi/penguasa tradisional (akibat Defeodalisasi),
    2. munculnya perlawanan rakyat di berbagai daerah,
    3. dihapuskannya kerajaan/pemerintahan, misal Banten, dan Cirebon,
    4. adanya campurtangan penjajah dalam urusan intern kerajaan
    5. adanya ketergantungan penguasa pribumi kepada penjajah(akibat Refeodalisasi)
    6. masuknya paham-paham baru dalam masyarakat( Liberalisme,Kapitalisme)
    7. munculnya nasionalisme Indonesia
    8. nasib rakyat ditentukan oleh penjajah
  2. b.       Bidang Ekonomi
    1. merosotnya tingkat kesejahteraan rakyat,
    2. hilangnya mata pencaharian penduduk akibat monopoli,
    3. berkurangnya pendapatan bangsawan pribumi akibat  defeodalisasi,
    4. rakyat mengenal  jenis-jenis tanaman perdagangan
    5. rakyat mengenal sistem ekonomi uang
    6. hasil-hasil alam indonesia dieksploitasi oleh penjajah
  3. c.       Bidang Sosial
    1. sebagian kecil masyarakat meningkat status sosialnya (yang berpihak pada penjajah),
    2. munculnya golongan buruh dan kuli,
    3. lahan pertanian penduduk semakin sempit,
    4. merosotnya derajat/martabat rakyat Indonesia ( akibat pembedaan warna kulit)
    5. terjadinya pembauran dengan adanya  orang Indo
    6. rakyat dapat ‘ menikmati/menggunakan’ fasilitas yang dibangun oleh penjajah( jalan,jembatan,rumahsakit,sekolah )
  4. d.       Bidang Budaya
    1. masuknya budaya Barat ke Indonesia,misalnya bahasa, pakaian,cara pergaulan,gaya hidup,
    2. memudarnya /lunturnya nilai -nilai kehidupan/tradisi kehidupan masyarakat kraton,
    3. 3.      timbulnya kecemasan dikalangan ulama akibat masuknya budaya Barat
    4. 4.      masuknya agama Kristen/katolik ke Indonesia

 

 

Posted 6 Desember 2013 by mrday49 in Tak Berkategori

PENDUDUKAN JEPANG DI INDONESIA   Leave a comment

PENDUDUKAN JEPANG DI INDONESIA

 


Aspek/Faktor pendorong Jepang ingin menguasai Indonesia:

  1. politik/ideologi: menurut doktrin  Hakko Ichi U( ajaran dari Shintoisme: Delapan Benang di bawah Satu Atap) Indonesia termasuk wilayah yang menjadi hak/kekuasaan Jepang
  2. ekonomi: Indonesia kaya akan berbagai sumber daya alam yang sangat dibutuhkan Jepang ( terutama minyak bumi)
  3. sosial -budaya:
    1. Kepadatan penduduk Jepang dan besarnya jumlah penduduk Indonesia ( sebagai tenaga cadangan perang )
    2. Menurut penelitian para Anthropolog Jepang ( thn 1930-an) bangsa Jepang dengan bangsa Indonesia serumpun.

 

      Upaya Jepang untuk mendapatkan  SDA Indonesia sudah dilakukan sejak Indonesia dikuasai Belanda dengan mengirimkan delegasi yang dipimpin Kobayashi Ichiro (misi I) dan Yoshizawa Kenkichi( misi II) , tetapi upaya ini gagal sehingga Jepang menggunakan jalan kekerasan yaitu Perang ( masuknya Jepang ke Indonesia tidak dapat dipisahkan dari keterlibatan Jepang dalam Perang Dunia II).

 

Masuknya Jepang ke Indonesia dapat dikatakan mudah meskipun  di Asia Pasifik sudah ada kerjasama militer ( front ABCD), hal ini  disebabkan karena:

  1. kuat dan  besarnya pasukan militer Jepang
  2. kerjasama front ABCD lemah (tidak ada latihan bersama)
  3. negara lain ( dalam Front ABCD) tidak respek terhadap Belanda
  4. mereka disibukkan dengan upaya menghadapi Jepang di daerah jajahannya

 

Penjajahan Jepang di Indonesia  diawali dengan Kapitulasi Kalijati, 8 Maret 1942. Melalui Kapitulasi Kalijati Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang, dan menyerahkan kekuasaan atas Indonesia kepada Jepang melalui penyerahan secara militer  Letjend Ter Poorten  (Belanda) kepada Letjend Hitoshi Imamura (Jepang).

 

Pada awalnya  ada perbedaan reaksi rakyat Indonesia menyambut kedatangan Jepang,misalnya:

  1. menyambut gembira
  2. tenang-tenang saja
  3. tidak respek

 

Penjajahan Jepang di Indonesia pun juga bercorak militer dan Jepang  juga melaksanakan Politik Devide Et  Impera ( memecah belah dan menguasai). Hal tersebut dibuktikan dengan membagi Indonesia menjadi tiga daerah kekuasaan yaitu:

  1. Jawa  dan Madura dengan pusat di Batavia(Jakarta) dikuasai oleh Angkatan Darat(Rikugun),
  2. Sumatera dengan pusat di Bukittinggi dikuasai oleh Angkatan Darat(Rikugun)
  3. Kalimantan,Sulawesi,Maluku,NusaTenggara, dan Irian ,serta pulau-pulau lain dengan pusat di  Ujungpandang (Makasar) dikuasai oleh Angkatan Laut (Kaigun)

 

Upaya Jepang untuk menarik simpati rakyat Indonesia

A. Sebelum keluarnya peraturan yang melarang adanya keg.politik ( sebelum 20 Maret 1942)

  1. mengaku sebagai saudara tua bangsa Indonesia
  2. mengatakan kedatangannya untuk membebaskan Indoensia dari penjajahan Belanda (Sekutu)
  3. mengijinkan dikibarkannya lagu Indonesia Raya
  4. mengijinkan dikibarkannya bendera Merah Putih

 

Upaya ini dilakukan karena Jepang masih sibuk menata dan mengatur pemerintahannya di Indonesia,namun begitu siap Jepang lalu melakukan tindakan seperti:

  1. melarang semua kegiatan politik, perkumpulan politik
  2. membubarkan semua organisasi pada masa penjajahan Belanda

 

B. Setelah ada peraturan yang  melarang kegiatan politik (setelah 20 Maret 1942)

  1. menghidupkan kembali MIAI 13 Juli 1942 yang kemudian diganti dengan Masyumi
  2. mengijinkan didirikannya perkumpulan yang bersifat hiburan( untuk pesiar,bersenang2, drama)
  3. membebaskan tokoh-tokoh politik dari tahanan pem. Belanda
  4. mengijinkan didirikannya Org.Pemuda AsiaRaya
  5. mempropagandakan Gerakan Tiga A
  6. Merangkul tokoh-tokoh pergerakan dalam pemerintahan
  7. mengijinkan penggunaan bahasa Indonesia

 

Eksploitasi SDA ,SDM, dan potensi ekonomi oleh Jepang

Untuk menunjang kepentingannya dalam Perang Asia Timur Raya  pemerintah Jepang di Indonesia  memanfaatkan semua potensi yang ada untuk mendukung perangnya . Dalihnya semakin banyak bantuan diberikan semakin cepat kemenangan Jepang sehingga  semakin  cepat pula Jepang  dapat memakmurkan bangsa Indonesia .Berikut ini beberapa contoh eksploitasi  yang dilakukan Jepang  ketika menjajah Indonesia.

  1. a.      SDA:
  2. melarang adanya penambangan oleh penduduk( penambangan dimonopoli oleh pem. Jepang),
  3. hutan,perkebunan yang tidak berhubungan kepentingan perang ditutup/direhabilitasi,
  4. hasil-hasil alam Indonesia dibawa ke Jepang (untuk keperluan melawan Sekutu)
  5. SDM:
  6. memberlakukan Romusha
  7. membentuk badan –badan militer dan semi militer:      Peta,Heiho,Seinendan,Keibodan
  8. membentuk Jawa Hokokai
  9. rakyat diwajibkan mengurusi penanaman pohon jarak
  10. para wanita banyak dijadikan sebagai Jugun Ianfu(budak pemuas nafsu tentara Jepang)
  11. c.       Potensi Ekonomi:
  12. rakyat harus menyerahkan sebagian besar hasil panennya (60 %0 untuk  pem.Jepang, 40 % untuk rakyat)
  13. rakyat dipaksa menyerahkan harta kekayaannya : uang,perhiasan,ternak, hasil panen)
  14. perusahaan2  peninggalan Sekutu (Belanda ) disita oleh Pem. Jepang terutama perusahaan-perusahaan yang vital seperti pertambangan,listrik,telekomunikasi, dan transportasi)

 

Strategi kaum pergerakan pada masa penjajahan Jepang

  1. Jalan legal ( resmi/kooperatif) yaitu dengan memanfaatkan organisasi yang dibentuk Jepang, misalnya melalui Putera,Peta , Gerakan Tiga A, tokohnya al: Soekarno,Hatta,KH Dewantara,KH .Mas Mansyur
  2. Jalan ilegal (tidak resmi/nonkooperatif/gerakan bawah tanah) yaitu dengan membentuk organisasi /kelompok secara diam-diam ,seperti:
  3. Kelompok Amir Syarifuddin
  4. Kelompok Sutan Syahrir
  5. Kelompok Sukarni
  6. Kelompok Ahmad Soebardjo(Kaigun)
  7. Perjuangan bersenjata/pemberontakan, hal ini dilakukan bukan saja karena tidak tahan terhadap penderitaan rakyat Indonesia (sebab umum), tetapi juga karena tersinggung dengan perintah /sikap Jepang melalui Seikeirei (menghormat kepada Kaisar dalam posisi 90  derajat dengan menghadap ke Timur).Hal ini terjadi terutama di kalangan  umat Islam,karena tindakan tersebut merupakan penghinaan /pelecehan terhadap umat Islam.

Pemberontakan yang dilakukan  al:

  1. Pemberontakan rakyat Aceh 1942 dipimpim Tengku Abdul Jalil di Tjot Plieng, dan tahun 1944 di Meureu          dipimpin Tengku Hamid
  2. Pemberontakan rakyat Jawa Barat dipimpin KH          ZainalMustafa,
  3. Pemberontakan tentara Peta diimpin Supriyadi di Blitar          Jawa  Timur
  4. Pemberontakan rakyat di Biak tahun 1943
  5. A.     Bidang Politik:
  6. pergerakan nasional menjadi lesu/lemah (dibanding    masa penj. Belanda)
  7. tokoh 2 pergerakan mendapat latihan menjalankan     birokrasi pemerintahan
  8. meningkatnya semangat nasionalisme(patriotisme)
  9. meningkatnya semangat anti bangsa Barat

 

Dampak penjajahan Jepang bagi rakyat Indonesia dalam berbagai bidang:

Hal tersebut muncul sebagai dampak dari kebijakan Jepang:

  1. melarang  adanya kegiatan politik dan membubarkan             semua organisasi politik yang ada
  2. tokoh-tokoh nasional diajak bekerjasama untuk          menjalankan pemerintahan dengan Jepang
  3. Jepang menjalankan politik Japanisasi ( melalui Gerakan        Tiga A), dan menanamkan sikap anti Barat

 

B.   Bidang Sosial:

  1. Tidak adanya perbedaan kelas
  2. adanya  mobilitas  vertikal (ke atas) pada sebagian kecil         masyarakat
  3. kesejahteraan sosial masyarakat merosot
  4. banyak wabah pernyakit ( kulit, busung lapar,desentri dll)      dan angka kematian meningkat
  5. lahan petani tak terurus/terlantar

      Hal tersebut muncul sebagai dampak dari kebijakan          Jepang:

  1. menghapus diskriminasi dalam masyarakat
  2. memberlakukan romusha (eksploitasi SDM)
  3. C.     Bidang Ekonomi:

Rakyat sangat menderita,mereka kekurangan semua kebutuhan hidup,indikasinya:

  1. kekurangan bahan pangan(kelaparan),sehingga           terpaksa makan makanan yang tidak layak seperti:       keladi,ubi-ubian,bekicot,
  2. kekurangan bahan pakaian ,sehingga terpaksa             menggunakan pakaian  dari goni, karet mentah, bagor
  3. banyak masyarakat kurang gizi
  4. ekonomi Indonesia lumpuh, inflasi sangat tinggi

 

      Hal tersebut muncul sebagai dampak dari kebijakan Jepang:

  1. memberlakukan sistem autarki
  2. mengeksploitasi SDA dan potensi ekonomi

 

  1. d.      Bidang Budaya:
  2. rakyat mengenal budaya Jepang (        pakaian, bahasa,          perilaku)
  3. bahasa Indonesia berkembang pesat (akibat pelarangan          penggunaan  bahasa Belanda)
  4. kesenian (drama, sastra) menjadi lesu 

Hal tersebut muncul sebagai dampak dari kebijakan Jepang:

  1. melarang masuknya budaya Barat
  2. melakukan politik Japanisasi
  1. membentuk KEIMIN   BUNKA SHIDOSHO (lembaga sensor budaya)

           

UPAYA MEMPERSIAPKAN KEMERDEKAAN INDONESIA

Latarbelakang: adanya KOISO DECLARATION  janji Jepang untuk memberi kemerdekaan kepada bangsa Indonesia( melalui Janji PM Koiso 7-9-1944)

Janji Koiso ini  dilatarbelakangi oleh semakin terdesaknya kedudukan Jepang dalam perang Dunia II,ditandai dengan banyaknya kekalahan Jepang dari Sekutu,misalnya di Guadal Canal,kep.Saipan,Laut Karang, serta adanya serangan Sekutu terhadap beberapa wilayah di Indonesia(  misalnya Irian).

 

Kebijakan Jepang di Indonesia tidak lepas dari kedudukannya dalam PD II,artinya ketika  kedudukan Jepang kuat (misalnya pada awal PD II) Jepang bersikap keras terhadap pergerakan Nasional a.l dengan membubarkan semua organisasi dan melakukan pelarangan thd penggunaan bendera dan bahasa Indonesia, tetapi ketika  kedudukan Jepang lemah ( misal pada pertengahan sampai akhir PD II) maka Jepang bersikap lunak thd bangsa Indonesia( untuk menarik simpati dan mendapat dukungan dari bangsa Indonesia), hal itu ditandai dengan diijinkannya kembali penggunaan bendera Merah Putih, Lagu Indonesia Raya, dan pemberian janji kemerdekaan kelak dikemudian hari.

 

BPUPKI (Dokuritsu Junbi Cosakai)

Latarbelakang:  kedudukan Jepang semakin terdesak dalam Perang Dunia II,sehingga pada tanggal  7 September 1944 pemerintah Jepang melalui Perdana Menteri Kuniaki Koiso menjanjikan akan memberikan kemerdekaan kepada bangsa Indonesia kelak dikemudian hari.Sesuai   dengan  janji Koiso ini maka  Letjend Kumakichi Harada kemudian  mengumumkan pembentukan  BPUPKI tgl. 1 Maret 1945.

 

Tugas dari lembaga ini : adalah menyelidiki dan mempelajari hal-hal  yang penting mengenai masalah tata pemerintahan untuk mempersiapkan Indonesia merdeka.

Tanggal  1 April 1945 diadakan pelantikan, dengan  jumlah anggota  69 .Tokoh-tokohnya al:

K.R.T.Rajiman Wedyodiningrat (Ketua), R.P Suroso (wakil ketua), Ichi Bangase Yosio (wakil ketua)

 Untuk menjalankan tugasnya BPUPKI mengadakan sidang :

  1. sidang I ( 29 Mei –1 Juni 1945)  secara khusus membahas dasar negara Indoensia. Dalam sidang ini muncul

pemikiran  dari Muh. Yamin , Mr. Soepomo, dan Ir.Soekarno.

  1. sidang II ( 10 –16 Juli 1945) yang secara khusus membahas rancangan UUD negara,rancangan perekonomian dan

keuangan, serta rancangan pembelaan tanah air.

 Dari kedua sidang ini dihasilkan:

  1. rumusan dasar negara ( Pancasila)
  2. rancangan UUD

Pada tanggal 7 Agustus 1945 BPUPKI dibubarkan oleh pemerintah Jepang dengan alasan sudah selesai melaksanakan tugasnya,tetapi alasan yang sebenarnya adalah BPUPKI menolak campurtangan Jepang dan terlalu cepat mewujudkan kehendak Indonesia merdeka.

 

PPKI (Dokuritsu Junbi Inkai)

Setelah BPUPKI dibubarkan maka sebagai gantinya tanggal 7 Agustus 1945 pemerintah Jepang membentuk PPKI.

Latar belakang : dibubarkannya BPUPKI

Tugas dari PPKI adalah mempersiapkan penyerahan kekuasaan  pemerintahan dari tangan  militer Jepang kepada bangsa Indonesia.Badan ini diketuai oleh Ir.Soekarno dan Moh. Hatta sebagai wakilnya ,jumlah anggotanya   27 (pada awalnya 21).

Tanggal 9 Agustus 1945 tokoh pemimpin PPKI dipanggil Marsekal Darat Terauchi  ke Dallat (Vietnam Selatan) untuk dilantik dan mendapatkan berita mengenai keputusan pemerintah  Kekaisaran Jepang untuk memberi kemerdekaan  kepada Indonesia.Ketika tokoh-tokoh ini kembali ke Jakarta , para pemuda yang sudah mendengar berita radio menyerahnya Jepang kepada Sekutu mendesak Soekarno-Hatta untuk segera melaksanakan proklamasi. Dengan demikian sampai Indonesia merdeka badan ini belum sempat mengadakan sidang.

 

 

Mr Day S 2013

 

Posted 6 Desember 2013 by mrday49 in Tak Berkategori

LATIHAN SOAL TENTANG MASUK DAN BERKEMBANGNYA AGAMA DAN BUDAYA ISLAM DI INDONESIA   Leave a comment

LATIHAN SOAL

 

MATERI: MASUK DAN BERKEMBANGNYA ISLAM DI INDONESIA

 


Pilihlah satu jawaban yang paling tepat dari  soal-soal berikut.

 

1. Letak indonesia yang strategis merupakan pendorong

    masuknya agama Islam dari segi….

    a. politik

    b.ekonomi

    c. sosial

    d. budaya

    e. geografi

2. Segi politik pendorong masuknya agama Islam ke Indonesia

    adalah….

    a. dikuasainya Malaka oleh Portugis

    b. runtuhnya pemerintahan di Indonesia

    c. jatuhnya dinasti Abassiyah

    d. berakhirnya perang Salib

    e. sudah adanya penjajahan

3. Agama Islam dibawa masuk ke Indonesia oleh para

    pedagang dari….

    a. Arab, Persia,Madagaskar

    b. Persia,Gujarat,Madagaskar

    c. Persia, Benggala,Gujarat

    d. Arab,Persia,Gujarat

  1. e.      Gujarat,Benggala,Arab

4.  Agama Islam  masuk ke Indonesia langsung dari Arab.

      Pendapat ini disampaikan oleh….

    a. Umar Amin Husen

    b. Amin Rais

    c.  Hamka

    d.  JC. Van Leur

     e. Nurudin ar Raniri

5. Agama Islam masuk ke Indonesia pada abad  VII. Pendapat

    ini didasarkan…..

    a. makam Sultan Malik al Saleh

    b. makam Fatimah binti maimun

    c. makam Maulana Malik Ibrahim

    d. berita Cina (dinasti Tang)

    e. catatan  Marcopollo

6. Pada awalnya agama Islam masuk ke Indonesia melalui ….

    a. saluran perdagangan

    b. saluran politik

    c. saluran pendidikan

    d. saluran perkawinan

e. saluran kesenian

7. Tokoh berikut merupakan anggota wali songo ,kecuali….

    a. Sunan Ampel 

    b. Sunan Kalijaga

    c. Sunan Drajat

    d. Sunan Pakubuwono

    e. Sunan Bonang

8. Datuk ri Bandang merupakan penyebar agama Islam di

    daerah….

    a. Sumatra

    b. Kalimantan

    c. Maluku

    d. Gresik

    e. Demak

9. Berkembangnya Islam di Pulau Jawa terutama berkat

     jasa….

    a. para pedagang

    b. para raja

    c. para musafir

    d.para khalifah

    e. wali songo

10. Menurut Marcopollo  pembawa masuk agama Islam ke

      Indonesia adalah para pedagang

     dari….

     a. Persia

     b. Gujarat

     c. Arab

     d. Madagaskar

 e.  Benggala    

11. Sunan Kalijaga banyak menggunakan . … dalam

      menyebarkan agama Islam.

      a. ajaran tasawuf

      b. ajaran sufi

      c.  mendirikan  pesantren  

      d. cara kesenian

      e. jalur politik

12. Di antara masjid -masjid berikut ini yang beratap tumpang

       lima adalah….

      a. masjid Demak

      b. masjid Sendang Duwur

      c. masjid  Banten

      d. masjid  Mantingan

      e. masjid Cirebon

13. Berikut ini yang tidak termasuk dalam cara/saluran

      penyebaran agama Islam di Indonesia

      adalah….

      a. melalui perdagangan

      b. melalui perkawinan

      c. melalui penaklukan

      d. melalui kesenian

e. melalui dakwah

14. Penyebaran agama Islam di Sulawesi dilakukan oleh….

      a. Hamzah Fansuri,Suanan Giri

      b. Sunan Giri,Datuk Sulaiman

      c. Datuk Sulaiman,Tuan Tunggang ri Parangan

      d. Malik al Saleh,Datuk ri Bandang

      e. Datuk ri Bandang, Datuk Sulaiman

  1. Pada mulanya Islam masuk ke Indonesia pada masa kerajaan….

a. Samudra pasai

b. Demak

c. Aceh

d. Sriwijaya

e. Mataram

16. Agama Islam masuk Indonesia pada abad XIII. Pendapat ini didasarkan pada hal berikut

      ,kecuali…..

      a. berita Marcopolo

      b. runtuhnya dinasti Abassiyah

      c. berita Ibnu Batutah

      d. nisan Sultan Malik al saleh

      e. catatan Fa Hien

17. Masyarakat yang lebih dulu menerima Islam di Indonesia adalah….

      a. golongan petani

      b. golongan bangsawan

      c. golongan rakyat jelata

      d. golongan menengah

      e. penduduk sekitar pesisir

18. Tokoh dari Wali Songo yang menyebarkan agama Islam sampai ke Maluku adalah….

      a. Sunan Ampel

      b. Sunan Bonang

      c. Sunan Giri

      d. Sunan Kalijaga

      e. Sunan Gresik

19. Tokoh yang menyebarkan agama Islam melalui kesenian khususnya wayang adalah….

      a. Sunan Ampel

      b. Sunan Giri

      c. Sunan Muria

      d. Sunan Bonang

      e. Sunan Kalijaga

20. Pendirian pondok pesantren merupakan cara yang dilakukan oleh….

      a. Sunan Ampel, Sunan Bonang

      b. Sunan Giri, Sunan Ampel

      c. Sunan Drajat,Sunan Gunung Jati

      d. Sunan Kudus,Sunan Muria

      e. Sunan Muria,Sunan Giri

21. Pernyataan berikut yang tidak sesuai dengan  tasawuf….

      a. merupakan ajaran ketuhanan

      b. sudah bercampur hal-hal magis

      c. sudah bercampur dengan mistik

      d. bersumber dari Al Quran

      e. menentang adanya Tuhan

22. Pada mulanya agama Islam berkembang di daerah….

      a. pusat pemerintahan

      b. pusat pemukiman

      c. pusat perindustrian

      d. pusat hiburan

      e. pusat perdagangan

23.Lukisan kera sebagai hasil akulturasi budaya Islam-Indonesia terdapatdi….

      a. masjid Mantingan

      b. masjid Demak

      c. masjid Banten

      d. masjid Ampel

      e. masjid Kudus

24.Masjid Jami/Agung pada ujmumnya terdapat di…..

      a. pusat pemerintahan

      b. bagian barat pasar

      c. bagian barat alun-alun

      d. bagian Timur alun-alun

      e. bagian barat penjara

25. Salah seorang wali yang  menulis kitab untuk menentang ajaran sesat adalah….

      a. Sunan Bonang

      b. Sunan Gunung Jati

      c. Sunan Giri

      d. Sunan Ampel

      e. Sunan Drajat

26. Karya sastra hasil akulturasi budaya Islam -Indonesia yang berisi tentang ramalan-ramalan

      disebut….

      a. syair

      b. babad

      c. suluk

      d. hikayat

      e. puisi

27. Babad adalah karya sastra yang ….

      a. berisi ajaran tasawuf

      b. berisi ramalan-ramalan

      c. berisi hal-hal gaib

      d. berupa dongeng belaka

      e. berisi dongeng sejarah

28. Perwujudan akulturasi budaya Islam-Indonesia yang paling menonjol dalam bidang seni

       rupa  adalah….

      a. ukiran-ukiran

      b. relief-relief

      c. kaligrafi

      d. lukisan-likusan

      e. anyaman

29. Kalender Jawa disusun oleh….

      a. Sultan Ageng Tirtayasa

      b. Sultan Hasanuddin

      c. Sultan Agung

      d. Sultan Trenggono

      e. Sultan Haji

30. Dalam bidang filsafat wujud akulturasi budaya Islam-Indonesia adalah….

      a. hukum warisan

      b. hukuman gantung

      c. hukum perdata

      d. hukum pidana

      e. hukumam pancung

31. Pengaruh dalam bidang politik dari masuknya agama Islam ke Indonesia adalah….

      a. berakhirnya kerajaan   Hindu   

      b. runtuhnya kerajaan Malaka

      c. berakhirnya kerajaan Budha

      d. berdirinya kerajaan Islam

      e. diusirnya Portugis dari Malaka

32. Bentuk atap tumpang pada masjid merupakan hasil akulturasi dalam bidang….

      a. politik

      b. seni sastra

      c. seni bangunan

      d. filsafat

      e. seni rupa           

33. Agama Islam dapat berkembang pesat di Indonesia disebabkan oleh hal berikut ini kecuali….

      a. agama Islam bersifat terbuka bagi setiap orang

      b. dalam Islam setiap orang sama kedudukannya

      c. penyebarannya dilakukan dengan cara damai

        d. kemunduran kerajaan Hindu-Budha

      e. disebarluaskan oleh para wali

34. Akulturasi budaya Islam dengan budaya Indonesia  dapat terjadi karena….

      a. agama Islam bersifat terbuka

      b. agama Islam berasal dari Arab

      c. agama Islam bersifat toleran    

      d. budaya Islam bersifat fleksibel

      e. budaya Indonesia lemah

35. Pernyataan berikut ini yang tidak sesuai dengan akulturasi  adalah….

      a. terjadi antara dua kebudayaan/lebih

      b. menghasilkan budaya baru

      c. suatu budaya mendominasi

      d. unsur budaya asli masih nampak

      e. terjadi melalui proses panjang

 

1. Kerajaan  yang bercorak Islam pertama di Indonesia adalah….

  1. a.      Aceh

      b.   Samudra Pasai

      c.   Demak

      d.   Mataram

      e.   Makasar

2.   Pendiri sekaligus raja pertama kerajaan Samudra Pasai adalah….

      a.   Sultan Malik al Saleh

      b.   Sultan Iskandar Muda

  1. c.      Sultan Zainal  Abidin
  2. d.     Sultan Malik al Tahir
  3. e.      Sultan Malik al Zahir
  4. 3.     Faktor politik pendorong berkembangnya Kerajaan samudra Pasai adalah….
    1. a.      kemunduran kerajaan Aceh
    2. b.     kemunduran kerajaan Sriwijaya
    3. c.      jatuhnya Malaka ke tangan Portugis
    4. d.     kemunduran kerajaan Majapahit
    5. e.      jatuhnya Malaka ke tangan Belanda

4.   Kemunduran kerajaan Samudra Pasai disebabkan ….

      a.  dikuasai kerajaan Aceh

      b.  dikuasai bangsa Portugis

      c.  diperebutkan Aceh-Portugis

      d.  diperebutkan Demak-Aceh

      e.  dikuasai kerajaan Malaka

  1. 5.     Penemuan mata uang emas dari kerajaan Samudra Pasai  menunjukkan hal berikut,

      kecuali….

      a.    raja-raja yang pernah memerintah

      b.    masa berlangsungnya kerajaan

      c.    keadaan ekonomi masyarakatnya

      d.   daerah-daerah yang dikuasai

  1. e.      masa pemerintahan seorang raja

6.   Pada awalnya Aceh merupakan wilayah kekuasaan…..

  1. a.      kerajaan Samudra Pasai
  2. b.     kerajaan Sriwijaya
  3. c.      kerajaan Pedir
  4. d.     kerajaan Demak
  5. e.      kerajaan Malaka           

7.  Pertentangan Aceh -Portugis dari sisi ekonomi disebabkan….

      a.    perebutan hasil bumi

      b.    perebutan pusat perdagangan

      c.    perebutan tempat monopoli

      d.    perbedaan pola perdagangan

      e.    perbedaan  sistem ekonomi

8.  Kerajaan Aceh mengalami kejayaan pada masa pemerintahan …..

      a.   Sultan Ali Mughayat Syah

  1. b.     Sultan Ali Riayat Syah
  2. c.      Sultan Iskandar Muda
  3. d.     Sultan Zainal Abidin
    1. e.      Sultan Iskandar Syah
    2. 9.     Faktor ekonomi pendorong berkembangnya kerajaan Aceh adalah….
      1. a.      letaknya strategis
      2. b.     menghasilkan lada
      3. c.      memiliki mata uang
      4. d.     mengenal mata uang
      5. e.      memiliki pasar

10. Ulama-ulama besar dari  Aceh adalah….

      a.   Hamzah Fansuri, Ibnu Batutah

      b.   Datuk Sulaiman, Nuruddin ar Raniri

      c.   Syamsuddin as Samatrani., Hamzah Fansuri

      d.   Ibnu Batutah, Nuruddin ar Raniri

e.   Datuk ri Bandang, Syansuddin as Samatrani

11. Julukan Aceh dalam bidang ekonomi adalah….

  1. a.      Serambi Mekkah
  2. b.     Serambi Madinah
  3. c.      Malaka Baru
  4. d.     Malaka Dua
  5. e.      Malaka Tiga

12. Kemunduran Kerajaan Aceh  terutama disebabkan oleh….

      a.   jatuhnya Malaka ke tangan Portugis

      b.   wafatnya Sultan Iskandar Muda

      c.   wafatnya Sultan Iskandar Tani

      d.   sering terjadinya pergantian kekuasaan

      e.   kegagalan dalam menguasi Malaka

13. Besarnya pengaruh Islam dalam masyarakat Aceh menyebabkan Aceh dijuluki sebagai….

      a. Serambi Madinah

      b. Serambi Mekkah

      c. Serambi Arab

      d. Seramsi Persia

      e. Serambi Gujarat

14. Demak semula merupakan daerah bawahan Majapahit yang bernama….

     a. Pajang

      b. Bintoro

      c. Pengging

      d. Jipang

      e. Sedayu

15. Pangeran Sabrang Lor adalah julukan untuk….

      a. Raden Patah

      b. Pati Unus

      c. Sultan Trenggono

      d. Sunan Prowoto

      e. Sultan Hadiwijaya

16. Kemunduran Demak disebabkan….

      a. bencana letusan Gunung Muria

      b. serangan dari kerajaan Pajang

      c. terjadinya perebutan kekuasaan

      d. serangan Sultan Agung (Mataram)

e. bencana banjir dari Sungai Brantas

17. Kejayaan Demak berlangsung pada masa pemerintahan ….

      a. Raden Patah

      b. Pati Unus

      c. Sultan Trenggono

      d. Sunan Prawoto

      e. Arya Penangsang

18. Dampak positif dikuasainya Malaka oleh Portugis adalah….

      a. Portugis mendapat untung besar

      b. perdagangan di Malaka semakin ramai

      c. Malaka diserang oleh Demak

      d. Malaka diserang oleh Aceh

      e. timbulnya pusat-pusat perdagangan baru

19. Demak berusaha mengusir Portugis dari Malaka karena….

      a. Malaka memiliki arti penting dari Demak

      b. Malaka merupakan wilayah kerajaan Demak

      c. banyak orang Demak yang  tinggal di Malaka

      d. Demak ingin menguasai perdagangan di Malaka

      e. putusnya hubungan dagang Demak-Malaka

20. Penyerangan Demak ke Malaka 1512-1513 terjadi pada masa pemerintahan….

      a. Raden Patah

      b. Pati Unus

      c. Sultan Trenggono

      d. Adiwijaya

      e. Sunan Prawoto

21. Tokoh oportunis dalam konflik di Kerajaan Demak adalah….

      a. Raden  Patah

      b. Pati Unus

      c. Sultan Trenggono

      d. Arya Penangsang

e. Jaka Tingkir

22. Kerajaan Demak berakhir setelah pusat pemerintahannya dipindahkan ke….

      a. Majapahit

      b. Jipang

      c. Pajang

      d. Mataram

      e. Banten

23. Peranan Kerajaan Demak  dalam sejarah Indonesia adalah….

      a. sebagai kerajaan Islam pertama di Indonesia

      b. sebagai kerajaan Islam pertama di Jawa

      c. sebagai pusat penyebaran agama Islam

      d. sebagai pusat kegiatan para walisongo

      e. sebagai pusat perdagangan terbesar

24. Di antara faktor berikut yang bukan merupakan pendorong berkembangnya kerajaan Banten

      adalah….

      a. datangnya bangsa Belanda

      b. letaknya strategis (di Selat Sunda)

      c. jatuhnya Malaka ke tangan Portugis

      d. Banten menghasilkan rempah-rempah

.     e. Banten terlindungi oleh adanya teluk

25. Raja pertama dari kerajaan Banten adalah….

      a. Fatahillah

      b. Faletehan

      c. Sunan Gunung Jati

      d. Hassanudin

      e. Maulana Yusuf

26. Pertentangan Banten dengan VOC terutama disebabkan….

      a. Banten memberontak terhadap VOC

      b. VOC merampas rempah-rempah Banten

      c. VOC ingin memonopoli perdagangan

      d. adanya perbedaan prinsip perdagangan

      e. Banten menolak membayar upeti kepada VOC

27. Kegagalan perlawanan Sultan Ageng Tirtayasa terhadap VOC  disebabkan….

      a. kalah pasukan

      b. kalah persenjataan

      c. wabah penyakit

      d. adanya pengkhianatan

e. politik adu domba VOC

28. Tokoh  dari Banten yang berhasil dibujuk VOC untuk mengalahkan Sultan Ageng Tirtayasa

      adalah….

      a. Sultan Hasanuddin

      b. Maulana Yusuf

      c. Maulana Muhammad

      d. Abdul Kohar

      e. Ranamenggala

29. Berikut ini merupakan isi perjanjian antara  Sultan Banten dengan VOC tahun 1682,    kecuali….

      a. VOC mengakui Sultan Haji sebagai  Sultan Banten

      b. Banten mendapatkan daerah Cirebon

      c. Banten dilarang berdagang di Maluku

      d. Perdagangan di Selat Sunda dikuasai VOC

      e. Cisadane merupsksn batas antara Banten-VOC

30. Tokoh yang disebut sebagai pendiri kerajaan Mataram adalah….

      a. Sultan Hadiwijaya

      b. Ki Ageng Pemanahan

      c. Panembahan Senopati

      d. Mas Jolang

      e. Sultan Agung

31. Berikut ini merupakan daerah-daerah yang tidak mau tunduk kepada Mataram pada masa awal

      kecuali….

      a. Surabaya

      b. Madiun

      c. Pasuruan

      d. Ponorogo

      e. Yogyakarta

32. Kejayaan Mataram berlangsung pada masa pemerintahan….

      a. Panembahan Senopati

      b. Sultan Agung

      c. Panembahan Sedo Krapyak

      d. Paku Bowono III

      e. Amangkurat I

33. Penyebab utama kegagalan penyerangan  Mataram terhadap VOC di Batavia 1629 adalah….

      a. kalah persenjataan dan strategi

      b. kurang perbekalan makanan dan minuman

      c. jaraknya terlalu jauh dan prajuritnya lelah

      d. gudang -gudangnya dibakar VOC

      e. adanya pengkhianat di pihak Mataram

34. Kemunduran Mataram ditandai dengan adanya Perjanjian Giyanti 1755 yang membagi           Mataram menjadi dua yaitu….

      a. Kasunanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta

      b. Kesultanan Surakarta dan Kasunanan Yogyakarta

      c. Kasunanan Surakarta dan Mangkunegaran

      d. Kesultanan Yogyakarta dan Mangkunegaran

      e. Pakualaman dan Kesultanan Yogyakarta

35. Karya sastra peninggalan Mataram karya Sultan Agung  yang berisi filsafat disebut….

      a. Serat Centhini

      b. Wukir Polaman

      c. Sastro Gending

      d. Nitisastro

      e. Uttara WidhiBalawan

36. Sultan Hasanuddin dari Makasar dijuluki Belanda….

      a. Tuan di tujuh puluh dua pulau

      b. Kaisar Seluruh Makasar

      c. Pangeran Sabrang Lor

      d. Pangeran Sekar Seda Lepen

      e. Ayam jantan dari Timur

37. Faktor geografis pendorong berkembangnya kerajaan Makassar adalah….

      a. terletak antara Malaka-Maluku

      b. terletak di Selat Malaka

      c. tanahnya subur

      d. hasil buminya melimpah

      e. memiliki bandar perdagangan 

38. Berikut ini merupakan  isi perjanjian Bongaya 1667,kecuali….

      a. Makasar harus membayar ganti rugi perang

      b. Makasar harus melepaskan daerah kekuasan

      c. VOC boleh mendirikanbenteng di Makasar

      d. VOC harus meninggalkan Makasar

      e. VOC menguasai perdagangan di Makasar

39. Makassar merupakan persatuan dari kerajaan ….

      a. Bacan dan Obi

      b. Sopeng dan Wajo

      c. Goa dan Tallo

      d. Bone dan Tallo

      e. Bone dan Goa

40. Untuk menguasai Makassar Belanda membujuk raja Bone yang bernama….

      a. Montemaro

      b. Aru Palaka

      c. Kraeng Galesung

      d. Aru Datu

      e. Kraeng Matowa

41. Setelah berhasil membantu Ternate mengalahkan Tidore Portugis lalu mendirikan benteng….

      a. Vredenberg

      b. Sao Paulo

      c. Stelsel

      d. van den Bosch

      e. van Amsterdam

42. Ulilima dibentuk oleh….

      a. Tidore

      b. Ternate

      c. Bacan

      d. Obi

      e. Jailolo

43. Persekutuan sembilan dibentuk oleh….

      a. Tidore

      b. Ternate

      c. Bacan

      d. Obi

      e. Jailolo

44. Sultan Baabullah memimpin perlawanan rakyat Maluku menghadapi….

      a. Portugis

      b. Belanda

      c. Spanyol

      d. VOC

      e. Inggris

45. Raja di wilayah Maluku yang dengan kecerdikannya dapat mengadu domba Inggris dengan       Belanda  adalah….

     a. Sultan Hairun

      b. Sultan Baabullah

      c. Sultan Nuku

      d. Sultan Zainal Abidin

      d. Sultan Tajudin

Pilihlah satu jawaban yang paling tepat.

1. Konsep Ukhuwah Islamiyah  menyatakan bahwa….

    a. agama Islam berdasarkan Al Quran

    b. agama Islam bersumberr pada Hadist

    c. setiap pemeluk  Islam adalah saudara

    d. setiap pemeluk Islam  adalah keluarga

    e. tujuan akhir manusia adalah masuk surga

2. Agama Islam bersifat toleran terhadap budaya lain. Hal ini terbukti dari….

    a. agama Islam tidak menentang budaya yang ada sebelumnya

    b. masuknya agama Islam tidak menghilangkan budaya yang ada

    c. terjadinya akulturasi antara budaya Islam dengan budaya Indonesia

    d. agama Islam bersifat terbuka bagi semua orang yang mau menerima

    e. agama Islam menyesuaikan dengan budaya yang  ada di masyarakat

3. Ajaran Islam bersifat demokratis karena….

    a. tidak mengakui  perbedaan golongan dalam masyarakat

    b. mengakui  bahwa semua orang sebagai saudara 

    c. disebarluaskan oleh para pedagang secara damai

    d. penyebarannya tidak dilakukan dengan paksaan

    e. bersifat terbuka bagi setiap orang dalam masyarakat

4. Berikut ini merupakan  kerajaan yang bercorak Islam di Indonesia, kecuali….

    a. Samudra Pasai

    b. Demak

    c. Malaka

    d. Aceh

    e. Makasar 

5. Berikut ini merupakan perlawanan-perlawanan yang menggunakan Islam sebagai kekuatan azasi,

    kecuali….

    a. Perang Saparua ( 1817)

    b. Perang Diponegoro (1825-1830)

    c. Perang Paderi (1819-1832)

    d. Perang Aceh ( 1852-1912)

    e. Perang Dunia I(1914-1919)

6. Penjajahan Belanda di Indonesia merupakan faktor penghambat proses integrasi karena…. 

    a. membuat miskin rakyat Indonesia

    b. membodohkan rakyat Indonesia

    c. menyengsarakan fakyat Indonesia

    d. memecahbelah rakyat Indonesia

    e. membuat rakyat Indonesia menderita

7. Hubungan  penduduk antar pulau di Indonesia  dapat terjadi terutama  berkat adanya….

    a. kerajaan-kerajaan yang maju

    b. pusat-pusat perdagangan

    c. kegiatan perdagangan

    d. penyebaran agama Islam

    e. adanya migrasi

8. Di bawah ini yang merupakan pusat perdagangan Islam adalah….

    a. Palembang

    b. Indragiri

    c. Sunda Kelapa

    d. Kampar

    e. Gresik  

9. Berikut ini merupakan faktor pendorong proses integrasi bangsa Indonesia,kecuali….

     a. berdirinya pusat-pusat penyebaran agama Islam

     b. adanya perdagangan dan pelayaran antar pulau

     c. digunakannya bahasa Melayu sebagai lingua franca

     d. terjadinya migrasi ke berbagai daerah di Indonesia

     e. keanekaragaman masyarakat Indonesia

10. Bahasa Melayu dijadikan sebagai lingua franca karena hal berikut ,kecuali….

     a. mudah dipelajari

     b. tidak mengenal tingkatan

     c. daerah persebarannya luas

     d. terbuka terhadap bahasa lain  

     e. mulai digunakan masa Sriwijaya

11. Penjajahan juga merupakan faktor pendorong proses integrasi karena….

     a. mencerdaskan rakyat Indonesia

     b. meningkatkan kualitas manusia

     c. menumbuhkan rasa senasib sepenanggungan

     d. kekayaan alam menjadi efektif

     e. meningkatkan kesejahteraan rakyat

12. Bahasa melayu pada mulanya digunakan di daerah…..

     a. sekitar Selat Malaka   

     b. sekitar Selat Sunda

     c. sekitar Selat Bali

     d. sekitar Selat Karimata

     e. sekitar Selat Sulawesi

13. Secara polotik tujuan kedatangan bangsa Portugis ke Indonesia adalah….

     a. mendirikan kerajaan baru

     b. menguasai kerajaan yang ada

     c. menghancurkan kekuatan Islam

     d. menguasai pusat perdagangan

     e. membentuk imperiun baru

14. Sebab utama terjadinya perdagangan antar pulau di Indnesia adalah….

     a. adanya perbedaan londisi geografi

     b. adanya perbedaan hasil bumi

     c. adanya laut yang menghubungkan

     d. majunya teknologi pelayaran

     e. munculnya [pusat-pusat perdagangan

15. Masyarakat yang sangat kuat tradisi baharinya adalah masyarakat….

     a. Aceh

     b. Samudra Pasai

     c. Demak

     d. Banten

     e. Makasar

16. Kondisi geografis Indonesia yang dikelilingi laut menyebabkan masyarakat memiliki….

     a. pengetahuan tentang laut

     b. kemampuan berlayar

     c. kemampuan membuat kapal

     d. kemampuan untuk berenang

     e. tradisi bahari/kelautan

17. Kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia secara ekonomis bertujuan….

     a. berdagang rempah-rempah

     b. mendapatkan rempah-rempah

     c.menjual rempah-rempah

     d. memanen rempah-rempah

     e. menguasai rempah-rempah

18. Perpindahan penduduk pada umumnya menuju ke tempat-tempat seperti di bawah ini

      kecuali….

     a. pusat pendidikan

     b. pusat perkebunan

     c. pusat industri

     d. pusat penjajahan

     e. pusat pemerintahan

19. Migrasi yang  paling berperan bagi munculnya Nasionalisme adalah yang menuju ke….

     a. pusat pemerintahan

     b. pusat penjajahan

     c. pusat industri

     d. pusat perkebunan

     e. pusat pendidikan

20. Pernyatan berikut yang paling benar adalah….

     a. pusat perdagangan terbentuk karena adanya kerajaan

     b. kerajaan terbentuk karena ramainya pusat perdagagangan

     c. pusat perdagangan berkembang  menjadi pusat penyebaran Islam

     d. pusat penyebaran Islam berkembang menjadi pusat perdagangan

     e. perdagangan dikembangkan oleh kerajaan -kerajaan Islam

21. Malaka Baru merupakan julukan untuk pusat perdagangan di….

     a. Samudra Pasai

     b. Aceh

     c. Demak

     d. Makasar

     e. Banten

22. Perdagangan pada abad XVI berpusat di….

     a. Ternate

     b. Mataram

     c. Tidore

     d. Pajang

     e. Aceh

23. Barang dagangan  utama yang diperoleh dari Banten adalah….

     a. lada

     b. beras

     c. emas

     d. timah

     e. perak

24. Berikut ini merupakan pusat-pusat perdagangan yang muncul setelah Malaka dikuasai

     Portugis (1511), kecuali….

     a. Aceh

     b. Banten

     c. Makasar

     d. Johor

     e. Gresik

25. Pertumbuhan bahasa Melayu dipengaruhi oleh beberapa faktor. Pendapat ini disampaikan

      oleh….

     a. Taufik Abdulah

     b. Taufik Ismail

     c. Hamka

     d. Hamzah Fansuri

     e. Nurudin ar Raniri

26.Pada masa penjajahan Belanda banyak penduduk Jawa dipindahkan ke luar Jawa dengan

     tujuan….

     a. pemerataan penyebaran penduduk

     b. mengentas kemiskinan penduduk Jawa

     c. mengurangi tingkat pengangguran di Jawa

     d. memenuhi kekurangan tenaga kerja

     e. menekan tingkat kejahatan yang merajalela

27.Berikut ini merupakan sebab-sebab terjadinya urbanisasi,kecuali….

     a. kota banyak menyediakan lapangan pekerjaan

     b. banyaknya sarana hiburan di kota

     c. banyaknya sarana pendidikan di kota

     d. makin sempitnya lahan pertanian di desa

     e. meningkatnya tingkat kriminalitas

28. Sebab migrasi dari sisi ekonomi adalah….

     a. ingin meningkatkan kesejahteraan 

     b. ingin menyambung hidup

     c. tekanan dari pemerintah

     d. paksaan dari penjajah

     e. adanya bencana alam

29.Berikut ini merupakan contoh migrasi politik ,kecuali….

     a. penduduk Madura ke Banten

     b. penduduk Mataram ke Karawang

     c. petani Mataram ke Indramayu

     d. penduduk Jawa ke Deli

     e. penduduk Jawa ke Irian

30. Pernyatan berikut yang paling benar adalah….

     a. proses integrasi terjadi dalam waktu  yang lama

     b. proses integrasi terjadi dalam waktu  yang singkat

     c. bahasa Melayu paling besar peranannya dalam integrasi

     d. migrasi penduduk paling besar peranannya dalam

         integrasi

     e. pelayaran perdagangan paling besar peranannya dalam

         integrasi

 

 

 

 

Posted 6 Desember 2013 by mrday49 in Tak Berkategori

INFO UAS SEMESTER I KLS XII-IPS   Leave a comment

INFO UAS SEMESTER I KLS  XII-IPS

MATERI UAS :

KD 3: PERJUANGAN MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN DARI

           ANCAMAN DISINTERGRASI BANGSA

            (DI/NII, PKI MADIUN, APRA, ANDI AZIS, PRRI/PERMESTA/RMS)

 

KD 4 : UPAYA MENGISI KEMERDEKAAN

a.       Perjuangan kembali ke NKRI/pembubaran RIS

b.      Masa Demokrasi Liberal (pasca RIS dibubarkan)

c.       Pemilu 1955

 

KD 5: MASA DEMOKRASI TERPIMPIN

  1. Dekrit Presiden
  2. G 30 S dan versi-versinya
  3. Proses peralihan kekuasaan politik (Soekarno- Soeharto)

 

KD 6: ORBA dan REFORMASI

  1. perkembangan masyarakat Indonesia pada masa Orde Baru
  2. perkembangan masyarakat Indonesia pada masa Reformasi

 

BENTUK SOAL: PILIHAN GANDA DAN URAIAN

JUMLAH SOAL: 54 , 50 pilihan ganda, uraian 4

WAKTU: 60 MENIT

 

LATIHAN PERSIAPAN UAS

SOAL URAIAN ( AKAN DIAMBIL 4 SOAL UNTUK UAS)

 

1.      Jelaskan tentang gerakan separatis di berbagai wilayah Indonesia

2.      Tunjukkan adanya persamaan dan perbedaan antara gerakan APRA dengan Andi Azis.

3.      Sebutkan sebab-sebab munculnya gerakan PRRI/PERMESTA.

4.      Jelaskan bahwa pembentukan RIS lebih merupakan keinginan Belanda, dan Indonesia “terpaksa “menerima hasil KMB.

5.      Sebutkan sebab-sebab dibubarkannya RIS.

6.      Tunjukkan adanya perbedaan  antara golongan Unitaris dengan golongan Federalis  tentang keinginan untuk  kembali ke NKRI.

7.      Jelaskan upaya pemerintah untuk mengadakan pemilu (sebelum pemilu 1955 dilaksanakan) setelah Indonesia merdeka.

8.      Jelaskan latarbelakang yuridis dan politik pelaksanaan pemilu 1955.

9.      Tunjukkan bahwa setiap Kabinet pasca RIS dibubarkan sudah memprogramkan untuk melaksanakan pemilu

10.  Uraikan tentang pelaksanaan pemilu 1955

11.  Tunjukkan bahwa pemilu 1955 belum berhasil menciptakan stabilitas politik di Indonesia.

12.  Sebutkan 5 penyimpangan-penyimpangan terhadap UUD 1945 pada masa Demokrasi Terpimpin

13.  Sebutkan penyimpangan-penyimpangan terhadap politik luar negeri bebas aktif pada masa Demokrasi Terpimpin

14.  Tunjukkan indikasi bahwa kondisi ekonomi Indonesia  pada masa Demokrasi Terpimpin buruk.

15.  Sebutkan upaya-upaya Orde Baru untuk mengembalikan kehidupan berbangsa dan bernegara berdasar Pancasila dan UUD 1945.

16.  Sebutkan agenda-agenda Reformasi yang disuarakan para mahasiswa  tahun 1998.

 

NB; soal latihan  pilihan ganda silakan lihat di :mrday49.wordpress.com dan e-learning  SMAK St Albertus di bagian Sejarah : bank soal.

Selamat Belajar, Berkah Dalem

 

Posted 5 Desember 2013 by mrday49 in Tak Berkategori

INFO UAS KLS XII IPA   Leave a comment

 

UNTUK KEMUDAHAN BAGI SEMUA SISWA , KARENA MASIH ADA YANG BERTANYA TENTANG MATERI UAS DLL MAKA INFO DI BAWAH INI DIUPLOAD, SEMOGA BERMANFAAT.

INFO UAS SEMESTER I KLS  XII-IPA

 

1.    MATERI/BAHAN:

a.     KD 1: Perkembangan Indonesia pada masa Orde Baru

b.    KD 2: Perkembangan Indonesia pada masa Reformasi

2.    Waktu           : 60 menit

3.    Bentuk Soa l: pilihan Ganda dan Uraian

4.    Jumlah Soal : 50 pilihan ganda dan 3 uraian

 

LATIHAN PERSIAPAN UAS SEMESTER GANJIL 2013-2014

 

SOAL URAIAN  ( AKAN DIAMBIL 3 SOAL UNTUK SOAL UAS)

 

1.     Sebutkan masing-masing 2  kelebihan Orde Baru dalam berbagai bidang

2.     Sebutkan masing-masing 2  dan kelemahan Orde Baru dalam berbagai bidang.

3.     Mengapa krisis ekonomi 1997-1998 disebut sebagai fenomena Gunung Es?

4.     Jelaskan peristiwa Trisakti dan Semanggi dalam kaitannya dengan Reformasi.

5.     Jelaskan kondisi politik dan ekonomi  pada masa Orde Baru yang melatarbelakangi munculnya gerakan Reformasi.

6.      Jelaskan kondisi sosial dan budaya  pada masa Orde Baru yang melatarbelakangi munculnya gerakan Reformasi

7.     Sebutkan 5  agenda reformasi yang disuarakan mahasiswa Indonesia tahun 1998.

8.     Sebutkan  contoh agenda reformasi dalam berbagai bidang (satu bidang cukup 1)

9.     Sebutkan kebijakan-kebijakan pokok pemerintahan  Habibie dan Abdurrahman  Wahid pada masa Reformasi

10.                         Sebutkan kebijakan-kebijakan pokok pemerintahan  Megawati  dan Susilo Bambang Yudhoyono.

11.                        Jelaskan tentang hal di bawah ini:

b.     Mafia Berkeley

c.      Asas Tunggal Pancasila

d.     Trilogi Pembangunan

e.      PJPT I dan II

12.  Uraikan masing-masing 2 segi  positif dan negatif reformasi di Indonesia dalam bidang

a.     politik

b.     ekonomi

c.      sosial

d.     hukum

 

NB; soal latihan  pilihan ganda silakan lihat di :mrday49.wordpress.com dan e-learning  SMAK St Albertus di bagian Sejarah : bank soal.

 

 

Selamat Belajar, dan Berkah Dalem

Posted 5 Desember 2013 by mrday49 in Tak Berkategori

LATIHAN UTS SEM GANJIL 2013-1014   Leave a comment

LATIHAN PERSIAPAN UAS KELAS X

Pilihlah satu jawaban yang paling benar

1. Berikut ini merupakan bagian dari pembabakan bumi menurut geologi,kecuali….
a. Archaekum
b. Paleozoikum
c. Mesozoikum
d. Neozoikum
e. Megazoikum
2. Berikut ini merupakan bagian dari pembabakan bumi menurut geologi,kecuali….
a. Archaekum
b. Paleolitikum
c. Mesozoikum
d. Neozoikum
e. Kainozoikum
3. Perhatikan data berikut
1 Belum ada kehidupan
2 Mulai ada kehidupan
3 Kulit bumi dalam proses pembentukan
4 Bumi masih belum stabil
Berdasarkan data di atas yang merupakan ciri zaman Paleozoikum adalah….
a. 1,2
b. 2,3
c. 1,3
d. 2,4
e. 1,4
4. Perhatikan data berikut
1 Belum ada kehidupan
2 Mulai ada kehidupan
3 Kulit bumi dalam proses pembentukan
4 Cuaca semakin stabil
Berdasarkan data di atas yang merupakan ciri zaman Archaekum adalah….
a. 1,2
b. 2,3
c. 1,3
d. 2,4
e. 1,4
5. Zaman yang sering disebut zaman primer adalah….
a. Paleozoikum
b. Mesozoikum
c. Neozoikum
d. Archaekum
e. Kainozoikum
6. Zaman yang belum ada tanda kehidupan sama sekali adalah….
a. Paleozoikum
b. Mesozoikum
c. Neozoikum
d. Archaekum
e. Kainozoikum
7. Zaman yang sering disebut zaman sekunder adalah….
a. Paleozoikum
b. Mesozoikum
c. Neozoikum
d. Archaekum
e. Kainozoikum
8. Reptil-reptil raksasa seperti dinosaurus muncul pada zaman….
a. Paleozoikum
b. Mesozoikum
c. Neozoikum
d. Archaekum
e. Kainozoikum
9. Berikut ini beberapa pendapat para ahli sejarah tentang punahnya jenis reptil raksasa, kecuali….
a. Kebakaran
b. Banjir
c. Hujan meteor
d. Tanah longsor
e. Banyak penyakit
10. Berikut ini yang merupakan ciri zaman Neozoikum adalah….
a. Suhu masih sangat panas
b. Muncul jenis reptil raksasa
c. Muncul jenis mikroorganisme
d. Belum ada kehidupan
e. Kehidupan berkembang pesat
11. Jenis binatang menyusui/mamalia muncul pada zaman….
a. Paleozoikum
b. Mesozoikum
c. Archaekum
d. Tersier
e. Kuarter
12. Jenis binatang berukuran besar/raksasa muncul pada zaman….
a. Paleozoikum
b. Mesozoikum
c. Archaekum
d. Tersier
e. Kuarter
13. Zaman yang sering disebut zaman Glacial adalah….
a. Paleozoikum
b. Mesozoikum
c. Archaekum
d. Pleistocen
e. Holocen
14. Masa Interglacial berlangsung pada zaman….
a. Paleozoikum
b. Mesozoikum
c. Archaekum
d. Pleistocen
e. Holocen
15. Paparan Sunda semula menghubungkan daerah ….dengan benua Asia
a. Bagian Utara
b. Bagian Barat
c. Bagian Timur
d. Bagian tengah
e. Bagian Selatan
16. Paparan Sahul semula menghubungkan daerah ….dengan benua Asia
a. Bagian Utara
b. Bagian Barat
c. Bagian Timur
d. Bagian tengah
e. Bagian Selatan
17. Berikut ini tokoh peneliti manusia purba di Indonesia ,kecuali….
a. Eugene Dubois
b. Ter Haar
c. Charles Dawson
d. Oppenoorth
e. Von Koenigswald
18. Berikut ini tokoh peneliti manusia purba di Indonesia ,kecuali….
a. Charles Bronson
b. Eugene Dubois
c. Ter Haar
d. Oppenoorth
e. Von Koenigswald
19. Jenis manusia purba yang sering disebut sebagai “the missing link” adalah….
a. Homo Wajakensis
b. Pithecanthropus Robustus
c. Pithecanthropus Erectus
d. Meganthropus Paleojavanicus
e. Pithecanthropus Mojokertensis
20. Fosil manusia prasejarah yang ditemukan di lapisan Pleistocen bawah adalah ….
a. Homo Wajakensis
b. Pithecanthropus Robustus
c. Pithecanthropus Erectus
d. Meganthropus Paleojavanicus
e. Homo Soloensis
21. Fosil manusia prasejarah yang ditemukan di lapisan Pleistocen Tengah adalah ….
a. Homo Wajakensis
b. Pithecanthropus Robustus
c. Pithecanthropus Erectus
d. Meganthropus Paleojavanicus
e. Homo Soloensis
22. Fosil manusia prasejarah yang ditemukan di lapisan Pleistocen atas adalah ….
a. Homo Wajakensis
b. Pithecanthropus Robustus
c. Pithecanthropus Erectus
d. Meganthropus Paleojavanicus
e. Pithecanthropus Mojokertensis
23. Fosil manusia prasejarah yang ditemukan di lapisan Holocen adalah ….
a. Homo Wajakensis
b. Pithecanthropus Robustus
c. Pithecanthropus Erectus
d. Meganthropus Paleojavanicus
e. Pithecanthropus Mojokertensis
24. Berikut ini alasan manusia purba pada awalnya banyak tinggal di daerah sekitar sungai, kecuali….
a. Daerahnya subur
b. Daerahnya banyak makanan
c. Daerah yang paling aman
d. Merupakan sumber air minum
e. Ada ikan untuk sumber makanan
25. Abris Sous Roche dapat digunakan untuk menjelaskan bahwa masyarakat masa food gathering….
a. Menggunakan hutan sebagai tempat tinggal
b. Sudah mulai hidup menetap
c. Hidupnya di daerah sekitar pantai
d. Hidupnya sangat tergantung kepada alam
e. Menggunakan sungai sebagai tempat tinggal
26. Abris Sous Roche dapat digunakan untuk menjelaskan bahwa masyarakat masa food gathering….
a. Menggunakan hutan sebagai tempat tinggal
b. Menggunakan gua sebagai tempat tinggal
c. Hidupnya di daerah sekitar pantai
d. Hidupnya sangat tergantung kepada alam
e. Menggunakan sungai sebagai tempat tinggal
27. Berikut hasil budaya masa food gathering, kecuali….
a. Chopper
b. Pebble
c. Flake
d. Alat tulang
e. Kapak persegi
28. Berikut hasil budaya masa food gathering, kecuali….
a. Chopper
b. Pebble
c. Flake
d. Alat tulang
e. Kapak Corong
29. Berikut ini daerah/tempat yang umumnya digunakan sebagai tempat tinggal sementara oleh manusia purba ,kecuali….
a. Sekitar sungai
b. Sekitar pantai
c. Gua-gua
d. Gunung-gunung
e. Perbukitan
30. Manusia purba (menurut para ahli) muncul pertama kali pada zaman….
a. Paleozoikum
b. Mesozoikum
c. Archaekum
d. Tersier
e. Kuarter
31. Giganthropus muncul pada zaman….
a. Paleozoikum
b. Mesozoikum
c. Archaekum
d. Tersier
e. Kuarter
32. Fosil Meganthropus Palaeojavanicus ditemukan oleh….
a. Eugene Dubois
b. Ter Haar
c. Charles Dawson
d. Oppenoorth
e. Von Koenigswald
Untuk no 33-37 perhatikan peta di bawah ini

33. Jenis manusia purba yang ditemukan pada daerah no 3 adalah….
a. Meganthropus Paleojavanicus
b. Pithecanthropus Erectus
c. Homo Wajakensis
d. Homo Soloensis
e. Pithecanthropus Robustus
34. Tokoh penemu /peneliti manusia purba di daerah no 2 adalah….
a. Ter Haar
b. Oppennorth
c. Eugene Dubois
d. Von Koenigswald
e. Von Rieschotten
35. Jenis manusia purba yang ditemukan pada daerah no 2 adalah….
a. Meganthropus Paleojavanicus
b. Pithecanthropus Erectus
c. Homo Wajakensis
d. Homo Soloensis
e. Pithecanthropus Mojokertensis
36. Tokoh penemu /peneliti manusia purba di daerah no 3 adalah….
a. Ter Haar
b. Oppennorth
c. Eugene Dubois
d. Von Koenigswald
e. Von Rieschotten
37. Jenis manusia purba yang ditemukan pada daerah no 1 adalah….
a. Meganthropus Paleojavanicus
b. Pithecanthropus Erectus
c. Homo Wajakensis
d. Homo Soloensis
e. Pithecanthropus Robustus
38. Tokoh penemu /peneliti manusia purba di daerah no 1 adalah….
a. Ter Haar
b. Oppennorth
c. Eugene Dubois
d. Von Koenigswald
e. Von Rieschotten
39. Fosil Pithecantropus Erectus ditemukan dan diteliti oleh….
a. Eugene Dubois
b. Ter Haar
c. Charles Dawson
d. Oppenoorth
e. Von Koenigswald
40. Fosil Homo Soloensis ditemukan oleh….
a. Eugene Dubois
b. Von Reitschotten
c. Charles Dawson
d. Oppenoorth
e. Von Koenigswald
41. Manusia purba yang sering disebut manusia kera yang berjalan tegak adalah….
a. Homo Wajakensis
b. Pithecanthropus Robustus
c. Pithecanthropus Erectus
d. Meganthropus Paleojavanicus
e. Pithecanthropus Mojokertensis
42. Manusia purba yang memiliki ciri bertubuh besar/raksasa adalah….
a. Homo Wajakensis
b. Pithecanthropus Robustus
c. Pithecanthropus Erectus
d. Meganthropus Paleojavanicus
e. Pithecanthropus Mojokertensis
43. Manusia purba berikut ini yang memiliki volume otak paling besar adalah….
a. Homo Wajakensis
b. Pithecanthropus Robustus
c. Pithecanthropus Erectus
d. Meganthropus Paleojavanicus
e. Pithecanthropus Mojokertensis
44. Berikut ini jenis-jenis manusia purba yang ditemukan di Indonesia ,kecuali….
a. Homo Wajakensis
b. Australopithecus Africanus
c. Pithecanthropus Erectus
d. Meganthropus Paleojavanicus
e. Pithecanthropus Mojokertensis
45. Ciri ekonomi masyarakat prasejarah masa food gathering adalah….
a. Mampu mengolah alam
b. Mampu bercocok tanam
c. Belum mengenal uang
d. Dilakukan dengan bersawah
e. Sudah mengenal uang
46. Ciri ekonomi masyarakat prasejarah masa food gathering adalah….
a. Mampu mengolah alam
b. Mampu bercocok tanam
c. Dilakukan dengan barter
d. Dilakukan dengan bersawah
e. Sudah mengenal uang
47. Indikasi bahwa kepercayaan masyarakat masa food gathering bercorak animisme adalah….
a. Adanya menhir
b. Adanya punden berundak
c. Adanya dolmen
d. Adanya lukisan cap tangan
e. Adanya waruga
48. Indikasi bahwa kepercayaan masyarakat masa food gathering bercorak animisme adalah….
a. Adanya menhir
b. Adanya punden berundak
c. Adanya dolmen
d. Adanya penggunaan cat merah
e. Adanya waruga
49. Perhatikan gambar di bawah ini

Gambar diatas adalah salahsatu hasil budaya masa food producing. Benda tersebut adalah….
a. Chopper
b. Pebble
c. Nekara
d. Moko
e. Candrasa
50. Perhatikan gambar di bawah ini

Gambar diatas adalah salahsatu hasil budaya masa food producing. Benda tersebut adalah….
a. Chopper
b. Pebble
c. Nekara
d. Moko
e. Candrasa
51. Kjokkenmodingger dapat menjadi indikasi ciri sosial bahwa masyarakat masa food gathering….
a. Manusia mulai hidup menetap
b. Sudah membuat perkampungan
c. Mampu mengolah alam
d. Kepercayaannya bersifat animisme
e. Sudah mengenal pembagian kerja
52. Kjokkenmodingger dapat menjadi indikasi ciri sosial bahwa masyarakat masa food gathering….
a. Tinggal di sekitar pantai
b. Sudah membuat perkampungan
c. Mampu mengolah alam
d. Kepercayaannya bersifat animisme
e. Sudah mengenal pembagian kerja
53. Di antara jenis -jenis manusia purba berikut ini yang ditemukan di Indonesia adalah …
a. Homo Neanderthalensis
b. Australopithecus Africanus
c. Homo Cromagnon
d. Sinanthropus Pekinensis
e. Pithecanthropus Mojokertensis
54. Jenis manusia yang disebut manusia cerdas adalah….
a. Pithecanthropus Robustus
b. Homo Sapiens
c. Pithecanthropus Erectus
d. Meganthropus Paleojavanicus
e. Pithecanthropus Mojokertensis
55. Pada umumnya peneliti manusia purba di Indoensia berasal dari negara….
a. Inggris
b. Belanda
c. Jerman
d. Perancis
e. Italia
56. Jenis manusia tertua di pulau Jawa adalah….
a Homo Wajakensis
b Pithecanthropus Robustus
c Pithecanthropus Erectus
d Meganthropus Paleojavanicus
e Pithecanthropus Mojokertensis
57. Makhluk hidup jenis mikroorganisme muncul pada zaman….
a. Paleozoikum
b. Mesozoikum
c. Neozoikum
d. Archaekum
e. Kainozoikum
58. Berikut ini yang merupakan ciri zaman Mesozoikum adalah….
a. Suhu masih sangat panas
b. Iklim semakin baik
c. Muncul jenis mikroorganisme
d. Belum ada kehidupan
e. Kehidupan berkembang pesat
59. Berikut ini yang merupakan ciri sosial masyarakat prasejarah masa food gathering adalah….
a. Hidupnya tergantung alam
b. Hasil budayanya masih kasar
c. Sudah mengenal pembagian kerja
d. Mampu bercocok tanam
e. Mampu mengolah alam
60. Perhatikan gambar berikut ini.

Gambar diatas adalah salahsatu hasil budaya masa food producing. Benda tersebut adalah….
a. Kapak persegi
b. Kapak lonjong
c. Flake
d. Nekara
e. Moko

61. Perhatikan gambar berikut ini.

Gambar diatas adalah salahsatu hasil budaya masa food producing. Benda tersebut adalah….
a. Kapak persegi
b. Kapak lonjong
c. Flake
d. Nekara
e. Moko
62. Untuk no 62 perhatikan gambar berikut ini

Gambar tersebut adalah hasil budaya zaman….
a. Paleolitikum
b. Mesolitikum
c. Neolitikum
d. Megalitikum
e. Zaman Perunggu

63. Untuk no 63 perhatikan gambar berikut ini

Gambar tersebut adalah hasil budaya zaman….
a. Paleolitikum
b. Mesolitikum
c. Neolitikum
d. Megalitikum
e. Zaman Perunggu
64. Berikut ini yang merupakan ciri sosial masyarakat prasejarah masa food gathering adalah….
a. Hidupnya tergantung alam
b. Hasil budayanya masih kasar
c. Hidup berkelompok
d. Mampu bercocok tanam
e. Mampu mengolah alam
65. Manusia Prasejarah masa food gathering dalam perkembangannya hidupnya semi nomaden artinya…
a. Tidak jelas cara hidupnya
b. Mengembara/berpindah-pindah
c. Menetap sementara
d. Sudah menetap permanen
e. Tergantung kepada alam
66. Manusia Prasejarah masa food gathering pada awalnya hidupnya nomaden, artinya…
a. Tidak jelas cara hidupnya
b. Mengembara/berpindah-pindah
c. Sudah mulai menetap
d. Sudah menetap permanen
e. Tergantung kepada alam
67. Budaya Pacitan sebagai pendukung budaya zaman food gathering terutama menghasilkan….
a. Alat-alat batu
b. Alat-alat tulang
c. Alat-alat perunggu
d. Alat-alat besi
e. Alat-alat kertas
68. Budaya Ngandong sebagai pendukung budaya zaman food gathering terutama menghasilkan….
a. Alat-alat batu
b. Alat-alat tulang
c. Alat-alat perunggu
d. Alat-alat besi
e. Alat-alat kertas
69. Manusia jenis Homo Sapiens (menurut para ahli) muncul pertama kali pada zaman….
a. Paleozoikum
b. Mesozoikum
c. Archaekum
d. Pleistocen
e. Holocen
70. Berikut ini yang merupakan ciri manusia purba jenis Homo adalah….
a. Muka menonjol ke depan
b. Dagu tidak tampak
c. Tubuhnya sangat besar
d. Tulang pipi menonjol
e. Volume otak diatas 1000cc
71. Fosil Homo Soloensis ditemukan oleh….
a. Eugene Dubois
b. Ter Haar
c. Charles Dawson
d. Von Rietschotten
e. Von Koenigswald
72. Manusia purba memiliki ciri utama bertubuh besar/raksasa adalah….
a. Homo Wajakensis
b. Pithecanthropus Robustus
c. Pithecanthropus Erectus
d. Meganthropus Paleojavanicus
e. Pithecanthropus Mojokertensis
73. Perhatikan gambar berikut ini.

Gambar diatas adalah salahsatu hasil budaya masa food producing. Benda tersebut adalah….
a. Kapak persegi
b. Kapak lonjong
c. Dolmen
d. Nekara
e. Moko
74. Perhatikan gambar berikut ini.

Gambar diatas adalah salahsatu hasil budaya masa food producing. Benda tersebut adalah….
a. Kapak persegi
b. Kapak lonjong
c. Dolmen
d. Waruga
e. Menhir
75. Berikut ini jenis-jenis manusia purba yang ditemukan di Indonesia ,kecuali….
a. Sinanthropus Pekinensis
b. Homo Wajakensis
c. Pithecanthropus Erectus
d. Meganthropus Paleojavanicus
e. Pithecanthropus Mojokertensis

Posted 1 Oktober 2013 by mrday49 in Tak Berkategori

SOAL LATIHAN UTS SEM GANJIL 1314   Leave a comment

SOAL-SOAL LATIHAN BILA DIPERLUKAN SILAKAN LIHAT DI: mrday49.wordpress.com ,terutama di bulan Maret 2013
LATIHAN PERSIAPAN UTS
1. Istilah praaksara dianggap lebih tepat daripada prasejarah karena….
2. Sumber-sumber untuk mengetahui kehidupan masa praaksara adalah……..
3. Pendekatan Sinkronik adalah……
4. Contoh pendekatan Sinkronik…….
5. Pendekatan Diakronik adalah……
6. Contoh pendekatan Diakronik…….
7. Istilah lain dari zaman praaksara…….
8. Berakhirnya jaman praaksara……
9. Indonesia mengakhiri zaman praaksara pada abad………..ditandai dengan………
10. Inti teori Big Bang tentang terbentuknya kepulauan Indonesia…….
11. Teori pergeseran lempeng tentang terbentuknya kepulauan Indonesia………….
12. Segi positif Indonesia terletak di daerah yang banyak lempengnya………………..
13. Segi negatif Indonesia terletak di daerah yang banyak lempengnya………………
14. Pembabakan zaman praaksara berdasar Geologi…………………
15. Ciri pokok zaman Azoikum/Archaekum………………
16. Ciri pokok zaman Paleozoikum………………
17. Ciri pokok zaman Mesozoikum………………
18. Ciri pokok zaman Neozoikum………………
19. Pembabakan zaman pra aksara berdasarkan alat/hasil kebudayaan……………..
20. Ciri pokok alat/hasil budaya zaman Paleolitikum…….
21. Ciri pokok alat/hasil budaya zaman Mesolitikum…….
22. Ciri pokok alat/hasil budaya zaman Neolitikum…….
23. Ciri pokok alat/hasil budaya zaman Megalitikum…….
24. Contoh hasil budaya zaman Paleolitikum……………
25. Contoh hasil budaya zaman Mesolitikum……………
26. Contoh hasil budaya zaman Neolitikum……………
27. Contoh hasil budaya zaman Megalitikum……………
28. Contoh hasil budaya zaman Perunggu……….
29. Contoh hasil budaya zaman Besi……………
30. Paparan Sunda semula menghubungkan wilayah Indonesia bagian……… dengan……………..
31. Paparan Sahul semula menghubungkan wilayah Indonesia bagian……… dengan……………..
32. Zaman Glacial adalah………………………….,berlangsung pada zaman…….
33. Zaman Interglacial adalah……………………,berlangsung pada zaman…….
34. 3 jenis manusia purba di Indonesia adalah………………………………………
35. Ciri-ciri pokok Meganthropus………………………….
36. Ciri-ciri pokok Pithecantropus………………………….
37. Ciri-ciri pokok Homo………………………….
38. Fosil-fosil yang ditemukan di Sangiran………..
39. Fosil-fosil yang ditemukan Trinil…………………………….
40. Tokoh-tokoh penemu manusia purba di Indonesia dan manusia purba yang ditemukan………..

41. Tentang Revolusi Masyarakat Praaksara……………….
a. apa pengertiannya
b. siapa tokoh yang menyatakan
c. kapan berlangsung
d. apa inti/hakikatnya
e. apa tandanya
42. Ciri-ciri cara hidup nomaden……
43. Ciri-ciri cara hidup semi nomaden…….
44. Alasan fosil manusia purba banyak ditemukan di daerah sekitar sungai…….
45. Peninggalan yang menunjukkan bahwa manusia sudah hidup semi nomaden…….
46. Ciri-ciri cara hidup sedenter……..
47. Ciri-ciri cara hidup food gathering……
48. Ciri-ciri cara hidup food producing……..
49. Ciri hidup berburu dan meramu…….
50. Ciri hidup bercocok tanam…..
51. Awal mula manusia purba mengenal api……..
52. Cara manusia purba membuat api……..
53. Manfaat api bagi manusia purba………
54. Pengertian animisme…..
55. Indikasi manusia purba memiliki kepercayaan anismisme…..
56. Pengertian dinamisme…..
57. Indikasi manusia purba memiliki kepercayaan dinamisme…..
58. Pengertian totemisme…..
59. Indikasi manusia purba memiliki kepercayaan totemisme…..
60. Pengertian manisme…..
61. Indikasi manusia purba memiliki kepercayaan manisme…..
62. Asal-usul bangsa Indonesia menurut para tokoh
63. Budaya yang dibawa oleh bangsa Proto Melayu dan hasil budayanya
64. Suku bangsa keturunan Proto Melayu
65. Budaya yang dibawa oleh bangsa Deutero Melayu dan hasil budayanya
66. Suku bangsa keturunan Deutero Melayu
67. Alasan budaya Budha lebih dahulu masuk ke Indonesia
68. Hipotesa Brahmana tentang masuknya budaya India ke Indonesia(tokoh, pembawa, kelebihan, kelemahan)
69. Hipotesa Ksatria tentang masuknya budaya India ke Indonesia(tokoh, pembawa, kelebihan, kelemahan)
70. Hipotesa Waisya tentang masuknya budaya India ke Indonesia(tokoh, pembawa, kelebihan, kelemahan)
71. Hipotesa Sudra tentang masuknya budaya India ke Indonesia(tokoh, pembawa, kelebihan,kelemahan)
72. Hipotesa Arusbalik tentang masuknya budaya India ke Indonesia(tokoh, pembawa, kelebihan, kelemahan)
73. Pengertian Akulturasi,
74. Syarat-syarat terjadinya akulturasi
75. Hasil-hasil akulturasi dalam bidang politik/pemerintahan
76. Hasil-hasil akulturasi dalam bidang sosial
77. Hasil-hasil akulturasi dalam bidang seni
78. Hasil-hasil akulturasi dalam bidang bahasa dan sastra
79. Hasil-hasil akulturasi dalam bidang kepercayaan
80. Hasil-hasil akulturasi dalam bidang iptek
81. Apa yang dimaksud:
a. Artefak
b. Fosil
c. UNESCO
d. Sangiran Laboratorium Manusia Purba

NB:Juga perhatikan gambar-gambar (silakan cari di mbah Google ya…..), misalnya chopper, peble, abris sous roche, kjokkenmidinger,kapak persegi, kapak lonjong, nekara,moko,kapak corong, candrasa,flake, mikrolith, menhir, dolmen,sarkofagus, waruga dll

Selamat Belajar, Berkah Dalem

Posted 1 Oktober 2013 by mrday49 in Tak Berkategori

PERKEMBANGAN MASYARAKAT INDONESIA PADA MASA ORDE BARU   3 comments

MATERI SEJARAH SMA KELAS XII IPA

PERKEMBANGAN MASYARAKAT INDONESIA PADA MASA ORDE BARU
a. LATAR BELAKANG LAHIRNYA ORDE BARU
terjadinya banyak penyimpangan terhadap Pancasila dan UUD 1945 dalam kehidupan dalam masa Demokrasi Terpimpin.
Gerakan ini bermula dari kalangan TNI AD yang pada bulan April 1966 melancarkan
gerakan kembali ke UUD 1945 secara murni dan konsekuen. Orde Baru (Orba) merupakan
lawan dari Orde Lama (Orla). Tonggak pelaksanaan Orde Baru adalah Supersemar
b. PERKEMBANGAN KEKUASAAN ORDE BARU
Pada hakikatnya Orde Baru merupakan tatanan seluruh kehidupan rakyat, bangsa dan negara yang diletakkan pada kemurnian pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945 atau sebagai koreksi terhadap penyelewengan penyelewengan yang terjadi pada masa lalu (ingat penyimpangan –penyimpangan pada masa Demokrasi Terpimpin)

Upaya pemerintah mengembalikan kehidupan berbangsa dan bernegara berdasar
Pancasila dan UUD 1945 al. :
a. mengukuhkan Supersemar, dgn tap MPRS no IX/MPRS/1966 (sehingga Presiden tidak dapat mencabutnya)
b. mengukuhkan pembubaran PKI dan ormas-ormasnya serta larangan penyebaran ajaran Marxisme –Komunisme di Indonesia( termasuk mencabut ajaran nasakom) dgn tap MPRS no XXV/MPRS/1966
c. memberi kekuasaan kpd Jend.Soeharto to bentuk Kab. Ampera, dgn tap MPRS no XIII/MPRS/1966
d. mencabut pengangkatan Soekarno sbg Presiden seumur hidup dgn tap no XVIII/MPRS/1966
e. menempatkan MPRS sbg lembaga tertinggi negara ,dgn tap no X /MPRS/1966 ( shg kemudian mengadakan sidang 20/21 Juni-5 Juli 1966)
f. mencabut kekuasaan negara dr Presiden Soekarno dan menetapkan Jend,Soeharto sbg Presiden , setelah pidato pertanggungjawaban Presiden Soekarno(Nawaksara ) ditolak oleh MPRS, dgn tap MPRS no XXXIII/MPRS/1967

Upaya mengembalikan pelaksanaan politik luarnegeri yang bebas aktif al.:
a. menghentikan konfrontasi dgn Malaysia 11-8-1966
b. masuk kembali menjadi anggota PBB tgl 28 –9-1966
c. membentuk ASEAN 8-8-1967
d. menetapkan kembali kebijakan politik luarnegeri bebas aktif, dgn tap no XII/MPRS/1966
e. aktif dalam Gerakan Non Blok

Pada tanggal 3 Pebruari 1967 DPR-GR yang menganjurkan kepada Soeharto untuk melaksanakan Sidang Istimewa, sehingga pada 20 Pebruari 1967 Presiden Soekarno menyerahkan kekuasaan kepada Soeharto.

c. KEBIJAKAN PEMERINTAH ORDE BARU

Pembangunan Nasional
Setelah pemerintahan Orde Baru berdiri, dicanangkan berbagai konsepsi dan aktivitas pembangunan nasional yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Langkah utama melaksanakan pembangunan nasional tersebut adalah membentuk Kabinet Pembangunan I sesuai dengan Tap MPRS No. XLI/MPRS/1968 pada 6 Juni 1968.
Program Kabinet Pembangunan I dikenal dengan sebutan Pancakrida Kabinet Pembangunan, yang berisi:
a. menciptakan stabilitas politik dan ekonomi sebagai syarat mutlak berhasilnya pelaksanakan Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita) dan Pemilihan Umum (Pemilu);
b. menyusun dan merencanakan Repelita;
c. melaksanakan Pemilu selambat-lambatnya pada Juli 1971;
d. mengembalikan ketertiban dan keamanan masyarakat dengan mengikis habis sisa-sisa G 30/S/PKI dan setiap bentuk rongrongan penyelewengan, serta pengkhianatan terhadap Pancasila dan UUD 1945;
e. melanjutkan penyempurnaan dan pembersihan secara menyeluruh aparatur negara baik di pusat maupun di daerah dari unsur-unsur komunisme.
Setelah berhasil memulihkan keamanan kemudian pemerintah melaksanakan pembangunan Nasional jangka pendek dan jangka panjang melalui Pelita yang tidak terlepas dari Trilogi Pembangunan, yaitu
a. Pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya yang menuju pada terciptanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat
b. Pertumbuhan ekonomi yang cukup timggi
c. Stabilitas nasional yang sehat dan dinamis
Sejak Orde Baru berkuasa telah banyak perubahan yang dicapai oleh bangsa Indonesia, langkah yang dilakukannya adalah menciptakan stabilitas ekonomi politik. Tujuan perjuangannya adalah menegakkan tata kehidupan negara yang didasarkan atas kemurnian pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945.
Kabinet yang pertama kali dibentuk adalah Kabinet AMPERA dengan tugas menciptakan stabilitas politik dan ekonomi sebagai persyaratan untuk melaksanakan pembangunan nasional yang disebut DWI DHARMA KABINET AMPERA.

Penyederhanaan dan Pengelompokan Partai Politik
Setelah pemilu 1971 maka dilakukan penyederhanakan jumlah partai tetapi bukan berarti menghapuskan partai tertentu sehingga dilakukan penggabungan (fusi) sejumlah partai. Sehingga pelaksanaannya kepartaian tidak lagi didasarkan pada ideologi tetapi atas persamaan program. Penggabungan tersebut menghasilkan tiga kekuatan sosial-politik, yaitu :
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) merupakan fusi dari NU, Parmusi, PSII, dan Partai Islam Perti yang dilakukan pada tanggal 5 Januari 1973 (kelompok partai politik Islam)
Partai Demokrasi Indonesia (PDI), merupakan fusi dari PNI, Partai Katolik, Partai Murba, IPKI, dan Parkindo (kelompok partai politik yang bersifat nasionalis).
Golongan Karya (Golkar)

Pemilihan Umum
Selama masa Orde Baru telah berhasil melaksanakan pemilihan umum sebanyak enam kali yang diselenggarakan setiap lima tahun sekali, yaitu: tahun 1971, 1977, 1982, 1987, 1992, dan 1997.
1) Pemilu 1971
ü Pejabat negara harus bersikap netral berbeda dengan pemilu 1955 dimana para pejabat negara termasuk perdana menteri yang berasal dari partai peserta pemilu dapat ikut menjadi calon partai secara formal.
ü Organisasai politik yang dapat ikut pemilu adalah parpol yang pada saat pemilu sudah ada dan diakui mempunyai wakil di DPR/DPRD.
ü Pemilu 1971 diikuti oleh 58.558.776pemilih untuk memilih 460 orang anggota DPR dimana 360 orang anggota dipilih dan 100 orang diangkat.
ü Diikuti oleh 10 organisasi peserta pemilu yaitu Partai Golongan Karya (236 kursi), Partai Nahdlatul Ulama (58 kursi), Partai Muslimin Indonesia (24 kusi), Partai Nasional Indonesia (20 kursi), Partai Kristen Indonesia (7 kursi), Partai Katolik (3 kursi), Partai Islam Perti (2 kursi), Partai Murba dan Partai IPKI (tak satu kursipun).
2) Pemilu 1977
Sebelum dilaksanakan Pemilu 1977 pemerintah bersama DPR mengeluarkan UU No.3 tahun 1975 yang mengatur mengenai penyederhanaan jumlah partai sehingga ditetapkan bahwa terdapat 2 partai politik (PPP dan PDI) serta Golkar. Hasil dari Pemilu 1977 yang diikuti oleh 3 kontestan menghasilkan 232 kursi untuk Golkar, 99 kursi untuk PPP dan 29 kursi untuk PDI.
3) Pemilu 1982
Pelaksanaan Pemilu ketiga pada tanggal 4 Mei 1982. Hasilnya perolehan suara Golkar secara nasional meningkat. Golkar gagal memperoleh kemenangan di Aceh tetapi di Jakarta dan Kalimantan Selatan Golkar berhasil merebut kemenangan dari PPP. Golkar berhasil memperoleh tambahan 10 kursi sementara PPP dan PDI kehilangan 5 kursi.
4) Pemilu 1987
Pemilu tahun 1987 dilaksanakan pada tanggal 23 April 1987. Hasil dari Pemilu 1987 adalah:
PPP memperoleh 61 kursi mengalami pengurangan 33 kursi dibanding dengan pemilu 1982 hal ini dikarenakan adanya larangan penggunaan asas Islam (pemerintah mewajibkan hanya ada satu asas tunggal yaitu Pancasila) dan diubahnya lambang partai dari kabah menjadi bintang.
Sementara Golkar memperoleh tambahan 53 kursi sehingga menjadi 299 kursi.
PDI memperoleh kenaikan 40 kursi karena PDI berhasil membentuk DPP PDI sebagai hasil kongres tahun 1986 oleh Menteri Dalam Negeri Soepardjo Rustam.
5) Pemilu 1992
Pemilu tahun 1992 diselenggarakan pada tanggal 9 Juni 1992 menunjukkan perubahan yang cukup mengagetkan. Hasilnya perolehan Golkar menurun dari 299 kursi menjadi 282 kursi, sedangkan PPP memperoleh 62 kursi dan PDI meningkat menjadi 56 kursi.
6) Pemilu 1997
Pemilu keenam dilaksanakan pada 29 Mei 1997. Hasilnya:
Golkar memperoleh suara mayoritas perolehan suara mencapai 74,51 % dengan perolehan kursi 325 kursi.
PPP mengalami peningkatan perolehan suara sebesar 5,43 % dengan perolehan kursi 27 kursi.
PDI mengalami kemerosotan perolehan suara karena hanya mendapat 11 kursi di DPR. Hal ini disebabkan karena adanya konflik internal dan terpecah antara PDI Soerjadi dan PDI Megawati Soekarno Putri.

Penyelenggaraan Pemilu yang teratur selama Orde Baru menimbulkan kesan bahwa demokrasi di Indonesia sudah tercipta. Apalagi pemilu itu berlangsung secara tertib dan dijiwai oleh asas LUBER(Langsung, Umum, Bebas, dan Rahasia).
Kenyataannya pemilu diarahkan pada kemenangan peserta tertentu yaitu Golongan Karya (Golkar) yang selalu mencolok sejak pemilu 1971-1997. Kemenangan Golkar yang selalu mendominasi tersebut sangat menguntungkan pemerintah dimana terjadi perimbangan suara di MPR dan DPR. Perimbangan tersebut memungkinkan Suharto menjadi Presiden Republik Indonesia selama enam periode pemilihan. Selain itu, setiap Pertangungjawaban, Rancangan Undang-undang, dan usulan lainnya dari pemerintah selalu mendapat persetujuan dari MPR dan DPR tanpa catatan.

Peran Ganda ABRI
Guna menciptakan stabilitas politik maka pemerintah menempatkan peran ganda bagi ABRI yaitu sebagai peran hankam dan sosial. Sehingga peran ABRI dikenal dengan Dwifungsi ABRI. Peran ini dilandasi dengan adanya pemikiran bahwa TNI adalah tentara pejuang dan pejuang tentara. Kedudukan TNI dan Polri dalam pemerintahan adalah sama di lembaga MPR/DPR dan DPRD mereka mendapat jatah kursi dengan pengangkatan. Pertimbangan pengangkatannya didasarkan pada fungsi stabilisator dan dinamisator.

Pemasyarakatan P4
Pada tanggal 12 April 1976, Presiden Suharto mengemukakan gagasan mengenai pedoman untuk menghayati dan mengamalkan Pancasila yaitu gagasan Ekaprasetia Pancakarsa. Gagasan tersebut selanjutnya ditetapkan sebagai Ketetapan MPR dalam sidang umum tahun 1978 (tap MPR no II/MPR/1978mengenai “Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila” atau biasa dikenal sebagai P4.
Guna mendukung program Orde baru yaitu Pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen maka sejak tahun 1978 diselenggarakan penataran P4 secara menyeluruh pada semua lapisan masyarakat.
Tujuan dari penataran P4 adalah membentuk pemahaman yang sama mengenai demokrasi Pancasila sehingga dengan pemahaman yang sama diharapkan persatuan dan kesatuan nasional akan terbentuk dan terpelihara. Melalui penegasan tersebut maka opini rakyat akan mengarah pada dukungan yang kuat terhadap pemerintah Orde Baru.
Pelaksanaan Penataran P4 tersebut menunjukkan bahwa Pancasila telah dimanfaatkan oleh pemerintahan Orde Baru. Hal ini tampak dengan adanya himbauan pemerintah pada tahun 1985 kepada semua organisasi untuk menjadikan Pancasila sebagai asas tunggal. Penataran P4 merupakan suatu bentuk indoktrinasi ideologi sehingga Pancasila menjadi bagian dari sistem kepribadian, sistem budaya, dan sistem sosial masyarakat Indonesia.

a. Ciri-Ciri Pokok Kebijakan Pemerintah Orde Baru
Pemerintah Orde Baru berusaha menciptakan stabilitas politik dan ekonomi. Stabilitas tersebut dianggap oleh pemerintah ini sebagai syarat berhasilnya pelaksanaan pembangunan serta terselenggaranya pemerintahan. Untuk memperbaiki kehidupan rakyat yang selama pemerintahan Orde Lama berada dalam kehidupan yang berat karena mengalami serba kekurangan, pemerintah Orde Baru melakukan rencana Pelita.
Sampai tahun 1998, telah dilaksanakan enam pelita. Pelita merupakan langkah pembangunan yang tersusun dan terencana dengan sasaran dan tujuan yang jelas. Melalui langkah-langkah tersebut terlihat adanya peningkatan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat yang terlihat dari kondisi objektif sebagai berikut :
1) Meningkatnya pendapat per kapita penduduk Indonesia. Pada tahun 1982, Bank Dunia sudah menggolongkan Indonesia sebagai negara berpenghasilan menengah karena berpendapatan sekitar 600 dolar AS per tahun meninggalkan kategori sebagai negara miskin, dan pada tahun 1996 per kapita Indonesia sudah mencapai 1.000 dolar AS. Penggolongan ini tentu saja membanggakan pemerintah yang sedang berkuasa saat itu dan dijadikan sebagai isu politik bahwa pembangunan telah meningkatkan kesejahteraan rakyat. Namun, peningkatan tersebut (pertumbuhan ekonomi) ternyata tidak diikuti dengan pemerataan pendapat penduduk.
2) Meningkatnya produksi pangan sehingga Indonesia pernah dikategorikan oleh badan pangan dunia FAO (Food and Agriculture Organization) pada tahun 1986 sebagai negara yang paling berhasil meningkatkan swasembada pangan khususnya beras sehingga Indonesia bisa mengekspor beras.
3) Meningkatnya berbagai sarana untuk menunjang tercapainya kesejahteraan penduduk. Misalnya, sarana pendidikan serta kesempatan penduduk untuk menikmati pendidikan telah meningkat. Melalui program wajib belajar, pemerintah mengeluarkan Instruksi Presiden berupa penyediaan dana yang cukup banyak untuk membangun sara pendidikan, terutama pendidikan dasar (SD Inpres). Melalui kebijakan tersebut, jumlah penduduk yang melek hurup meningkat. Pada tahun 1967, tingkat melek hurup hanya 46,7%, tetapi pada tahun 1990-an meningkat menjadi lebih dari 90%.
4) Pada masa ini Indonesia mengalami stabilitas ekonomi yang baik. Pada awal Orde Baru, inflasi hanya mencapai 10% dan selalu berada di bawah 10%. Stabilitas ekonomi ini memungkinkan tumbuh dan berkembangnya dunia usaha di Indonesia. Harapan usia hidup terus meningkat yang mengindikasikan meningkatnya kesejahteraan.
5) Rata-rata jumlah pertumbuhan penduduk dapat dikendalikan setiap tahun, dengan dilaksanakannya program Keluarga Berencana (KB).
Pada masa pemerintahannya, Presiden Soeharto menetapkan pertumbuhan ekonomi sebagai pokok tugas dan tujuan pemerintah. Dia mengangkat banyak teknokrat dan ahli ekonomi yang sebelumnya bertentangan dengan Presiden Soekarno yang cenderung bersifat sosialis. Teknokrat-teknokrat yang umumnya berpendidikan barat dan liberal (Amerika Serikat) yang diangkat adalah lulusan Universitas California Berkeley sehingga mereka lebih dikenal di dalam klik ekonomi sebagai Mafia Berkeley di kalangan ekonomi, industri dan keuangan Indonesia. Mereka itu adalah Emil Salim, Ali Wardhana, Widjojo Nitisastro, Mohammad Sadli, dan Soebroto.
Pada masanya, Indonesia mendapatkan bantuan ekonomi dan keuangan dari negara-negara donor (negara-negara maju) yang tergabung dalan IGGI (Inter Governmental on Group for Indonesia) yang disponsori oleh pemerintah Belanda. Namun pada tahun 1992, IGGI dihentikan oleh pemerintah Indonesia karena dianggap turut campur dalam urusan dalam negeri Indonesia, khususnya dalam kasus Timor Timur pasca Insiden Dili. Peran IGGI ini digantikan oleh lembaga donor CGI (Consultative Group for Indonesia) yang disponsori Perancis. Selain itu, Indonesia mendapat bantuan dari lembaga internasional lainnya yang berada dibawah PBB seperti IMF, UNICEF, UNESCO dan WHO. Namun sayangnya, kegagalan manajemen ekonomi yang bertumpu dalam sistem trickle down effect (menetes ke bawah) yang mementingkan pertumbuhan dan pengelolaan ekonomi pada segelintir kalangan serta buruknya manajemen ekonomi perdagangan industri dan keuangan (Ekuin) pemerintah, membuat Indonesia akhirnya bergantung pada donor Internasional terutama pasca krisis moneter 1997.
Dalam bidang ekonomi juga, tercatat Indonesia mengalami swasembada beras pada tahun 1984. Namun prestasi itu ternyata tidak dapat dipertahankan pada tahun-tahun berikutnya. Kemudian kemajuan ekonomi Indonesia saat itu dianggap sangat signifikan sehingga Indonesia sempat dimasukkan dalam negara yang mendekati negara-negara Industri Baru bersama dengan Malaysia, Filipina dan Thailand, selain Singapura, Taiwan dan Korea Selatan.

b. Meningkatnya Peran Negara dan Kontroversi Seputar Orde Baru
Selama pemerintahan Orde Baru berkuasa (sekitar 32 tahun), istilah pembangunan, stabilitas, dan pertumbuhan telah menjadi jargon politik (propaganda politik) yang dijalankan oleh pemerintah. Untuk mencapi tujuan tersebut, negara telah mengambil peran yang menentukan dengan menempatkan kekuasaan yang besar di tangan presiden. Namun, dengan struktur politik yang dibuat pemerintah serta pengorganisasian seluruh unsur politik dan potensi masyarakat, peran negara semakin kuat yang dipresentasikan oleh semakin kuatnya tangan eksekutif pada Presiden Soeharto.
Untuk mencapai tujuan pembangunan sesuai dengan tahapan pelita yang direncanakan maka diperlukan stabilitas. Stabilitas akan tercipta apabila “oposisi” terhadap pemerintah dapat dikendalikan. Untuk itu, birokrasi pemerintahan dijaga dari unsur-unsur yang mampu melawan negara. Para pegawai pemerintah diorganisir dalam Korps Pegawai republik Indonesia(Korpri). Para buruh, pengusaha, wartawan, guru, pemuda, pelajar, mahasiswa, dan kelompok profesional ditampung dalam wadah yang disponsori pemerintah. Oleh karena itu lahirlah PGRI, IDI, KNPI, Kadin, PWI, dll.
Di bidang politik, Presiden Soeharto melakukan penyatuan partai-partai politik sehingga pada massa itu dikenal tiga partai Politik yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Golongan Karya (Golkar) dan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) dalam upayanya menyederhanakan kehidupan berpolitik di Indonesia sebagai akibat dari politik masa presiden Soekarno yang menggunakan sistem multipartai yang berakibat pada jatuh bangunnya kabinet dan dianggap penyebab mandeknya pembangunan. Kemudian dikeluarkannnya UU Politik dan Asas tunggal Pancasila yang mewarnai kehidupan politik saat itu. Namun dalam perjalanannya, terjadi ketimpangan dalam kehidupan politik dimana muncullah istilah “mayoritas tunggal” dimana Golkar dijadikan partai utama dan mengebirikan dua parpol lainnya dalam setiap penyelenggaraan Pemilu. Berbagai ketidakpuasan muncul, namun dapat diredam oleh sistem pada masa itu.
Soeharto membangun dan memperluas konsep “Jalan Tengah”-nya Jenderal Nasution menjadi konsep dwifungsi untuk memperoleh dukungan basis teoritis bagi militer untuk memperluas pengaruhnya melalui pejabat-pejabat pemerintahan, termasuk cadangan alokasi kursi di parlemen dan pos-pos utama dalam birokrasi sipil. Peran dwifungsi ini adalah peran militer di bidang politik yang permanen. Melalui konsep dwi fungsi ABRI, angkatan bersenjata bukan hanya berfungsi menjaga keamanan dan integrasi bangsa, melainkan juga sebagai kekuatan dalam kehidupan politik. Hal ini bisa dilihat pada masa itu para pemimpin pejabat-pejabat negara berasal dari ABRI, seperti menteri, kepala daerah, dan sebagainya.
Pada 1978 untuk mengeliminir (membatasi) gerakan mahasiswa maka segera diberlakukannya NKK/BKK (Normalisasi Kehidupan Kampus/Badan Koordinasi Kemahasiswaan). Kebijakan ini ditentang keras oleh banyak organisasi mahasiswa. Hubungan kegiatan mahasiswa dengan pihak kampus hanyalah kepada mereka yang diperbolehkan pemerintah lewat mekanisme kontrol dekanat dan rektorat.
Mulut pers pun dibungkam dengan lahirnya UU Pokok Pers No. 12 tahun 1982. UU ini mengisyaratkan adanya restriksi atau peringatan mengenai isi pemberitaan ataupun siaran. Organisasi massa yang terbentuk harus memperoleh izin pemerintah dengan hanya satu organisasi profesi buatan pemerintah yang diperbolehkan berdiri. Sehingga organisasi massa tak lebih dari “wayang-wayang” Orde Baru.
Kemudian pada tahun 1979-1980 muncul sekelompok purnawirawan perwira tinggi angkatan bersenjata dan tokoh-tokoh sipil yang dikenal kritis, yang tergabung dalam Petisi 50 seperti A.H. Nasution, Ali Sadikin, H.R. Dharsono, A.M. Fatwa, Hoegeng, H.J. Princen, dan lain-lain, mengeluarkan serial selebaran yang mengeluhkan sikap politik pemerintah Orde Baru yang menjadikan Angkatan Darat sebagai pendukung kemenangan Golkar, serta menuntut adanya reformasi politik. Sebagai balasannya, pemerintah mencekal mereka. Kelompok ini pun gagal serta tak pernah mampu tampil lagi sebagai kelompok oposisi yang efektif terhadap pemerintahan Orde Baru
Dalam perkembangannya kemudian muncul beberapa kontroversi seputar Orde Baru itu, diantaranya mengenai inkonsistensi Soeharto khususnya dalam melaksanakan pemerintahannya berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen. Dalam perkembangannya, hanya tahun-tahun pertama kekuasaannya, atau sampai sekitar tahun 1973 pemerintah Orde Baru memberikan angin segar pada kehidupan demokrasi bagi rakyat Indonesia dalam berbangsa dan bernegara. Adapun dibidang ekonomi, hanya sampai sekitar paruh awal dekade 1980-an, pertimbangan ekonomi yang efisien dan rasional masih kelihatan dipergunakan.
Selanjutnya, terutama sejak peristiwa “Malapetaka Lima Belas Januari” (Malari) tahun 1974, pemerintah Orde Baru tidak memberi peluang kepada rakyat Indonesia untuk melakukan amandemen terhadap UUD 1945 sebagaimana tertuang di dalam Pasal 37. Justru untuk kepentingan kelanggengan pemerintahan Orde Baru, ada rekayasa politik dengan dikeluarkannya penetapan diangkatnya 100 anggota ABRI dan Utusan Golongan di DPR. Selain itu ada lembaga Litsus (Penelitian Khusus) bagi para calon anggota DPR dan MPR. Dalam Litsus ini dapat diketahui sampai mana loyalitas dan dedikasinya pada pemerintahan Orde Baru (baca : Soeharto). Dengan penetapan itu, maka Pasal 37 telah “terkunci” dan tidak memungkinkan lagi untuk terjadinya suatu amandemen.
.
(Peristiwa Malari adalah suatu peristiwa politik yang ditandai dengan demontrasi/kerusuhan besar-besaran dari para mahasiswa yang menentang kepemimpinan Soeharto yang dianggapnya telah melenceng dari GBHN, khususnya dianggap telah menjadi “budak” Jepang dalam ekonomi).
Demikian pula dengan jabatan Presiden. Selama pemerintahan Orde Baru tidak ada undang-undang baru yang mengatur hal itu, sehingga pengertian “Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatannya selama masa lima tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali” seperti yang tertera dalam Pasal 7 UUD 1945 itu dapat ditafsirkan bahwa seseorang dapat dipilih berkali-kali tanpa batas, selama MPR memilihnya. Oleh karena itu selama pemerintahan Orde Baru, penyelenggaraan Pemilu pada dasarnya hanyalah sekedar jalan bagi terselenggaranya upacara pengesahan masa perpanjangan jabatan pada orang yang sama, yaitu Soeharto, karena memang pada dasarnya para anggota DPR/MPR adalah orang-orang yang dekat dan loyal kepada Soeharto.
Sementara itu pembangunan ekonomi yang menjadi ciri khas Orde Baru, yang didasarkan oleh pertimbangan-pertimbangan ekonomi yang rasional dan efisien, sehingga mampu menekan angka inflasi dari sekitar 600% menjadi di bawah 10% dalam waktu relatif singkat di awal kekuasaannya, kemudian bergeser lebih banyak didasarkan kepada pertimbangan kepentingan kelompok atau keluarga tertentu (kemudian terkenal dengan istilah KKN = Korupsi-Kolusi-Nepotisme). Akibatnya tujuan pembangunan tinggalah retorik dan slogan ekonomi atau politik semata, seperti slogan-slogan Orde Lama yang dikritiknya, maka pada masa Orba banyak pula bermunculan Ketetapan Presiden (Keppres) dan Instruksi Presiden (Inpres) sebagai bentuk intervensi Presiden Soeharto.
Sampai awal tahun 1997. Dengan modal pinjaman luar negeri (IMF, Bank Dunia, ADB, IGGI, dll) pemerintah Orba masih mampu menunjukkan kepada rakyat Indonesia, angka-angka pertumbuhan ekonomi yang mengagumkan. Namun sewaktu krisis moneter muncul melanda Asia, angka pertumbuhan ekonomi itu pun ambruk sejalan dengan ambruknya perekonomian Orba. Para konglomerat yang dibanggakan sebagai tiang penyangga pembangunan ekonomi Indonesia, ternyata hanya jago kandang, yang menjadi besar karena fasilitas dari pemerintah dan pinjaman luar negeri.
KEMUNDURAN ORDE BARU
Krisis ekonomi 1997-1998 yang melanda banyak negara termasuk Indonesia mengakibatkan merosotnya tingkat kesejahteraan rakyat, pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto kemudian mencoba mengatasi dengan berbagai cara. Namun,berbagai upaya yang dilakukan gagal mengatasi merosotnya kondisi ekonomi,nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika semakin lemah,bahkan pernah mencapai Rp.15.000. Krisis ekonomi pada masa Orde Baru seolah-olah menjadi satu-satunya masalah pokok, masalah lain tertutupi oleh krisis ekonomi .Hal ini menyebabkan krisis ekonomi 1997-1997 sering disebut sebagai fenomena gunung es. Aksi demontrasi menuntut pemerintah mengatasi krisis ekonomi bermunculan di berbagai kota, apalagi ketika sisi-sisi buruk Orde Baru dalam berbagai bidang pada akhirnya bermunculan/dapat diketahui rakyat.Kepercayaan terhadap pemerintah makin berkurang.Ketidakmampuan pemerintah Orde Baru dalam mengatasi krisis ekonomi inilah yang kemudian disebut sebagai sebab utama kemunduran Orde Baru.
SELAMAT BELAJAR,SEMOGA BERMANFAAT.

Posted 25 September 2013 by mrday49 in Tak Berkategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.